Model distribusi kecepatan angin dan pemanfaatannya dalam peramalan gelombang di wilayah timur Indonesia :: Pulau Sulawesi, Nusa tenggara, Maluku dan Papua
EDY, Hendry, Prof.Dr.Ir. H. Nur Yuwono, Dip.HE
2004 | Tesis | S2 Teknik SipilUntuk keperluan suatu perencanaan bangunan pantai diperlukan data gelombang. Biasanya data gelombang sulit didapat dan tidak tersedia di lokasi pekerjaan, sehingga untuk mendapatkan tinggi gelombang diramalkan berdasarkan data angin. Data angin yang tersedia biasanya tidak lengkap, sehingga perlu dilakukan beberapa asumsi agar dapat digunakan untuk keperluan peramalan gelombang. Berdasarkan data angin yang didapat di lapangan dapat dibuat suatu model distribusi kecepatan angin untuk digunakan dalam peramalan tinggi gelombang. Penelitian ini mengambil data sekunder dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Pusat di Jakarta, yaitu data kecepatan dan arah angin setiap tiga jam di 5 lokasi di wilayah timur Indonesia (Manado, Kupang, Ternate, Amahai dan Jayapura). Data ini kemudian dianalisis untuk dibuat model distribusi kecepatan angin di wilayah timur Indonesia, selanjutnya akan dipakai untuk peramalan tinggi gelombang dengan metode Darbyshire dan SMB pada kondisi durasi terbatas dan fetch tak terbatas. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa peramalan tinggi gelombang dengan menggunakan model distribusi kecepatan angin setara dengan menggunakan kecepatan angin maksimum untuk durasi 4-5 jam.
Coastal structure design needs wave records, however, the data may not be available at the disired location. Therefore wave height was usually predicted based on the data of winds. The data of wind were usually, again, is not completely available then should have some assumptions for wave forecasting. Based on the data of wind available in the location, a model of wind speed distribution is made can be used in predicting the wave height in coastal structure design process. This model for this research are taken from Meteorology and Geophysics Central Commitee in Jakarta. The data of wind speed and direction were recorded in every three hours in five locations in the east part of Indonesia (Manado, Kupang, Ternate, Amahai, and Jayapura). This data are, then, analyzed for the construction of wind speed distribution model in that east part of Indonesia in which this model can be used for height wave forecasting with Darbyshire and SMB method for a limited duration and unlimited fetch. This research finally indicates that the prediction of wave height used the wind speed distribution model gives the result that is equivalent to the maximum wind speed of the 4-5 hours duration.
Kata Kunci : Perencanaan Bangunan,Peramalan Gelombang,Distribusi Kecepatan Angin, distribution model, wind speed, wave forecasting