Laporkan Masalah

KAJIAN GEOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN FASILITAS KEPARIWISATAAN DI KAWASAN PESISIR KAPANEWON TEPUS, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Muhammad Rafli Hakim, Dr.rer.nat. Ir. Doni Prakasa Eka Putra, S.T., M.T., IPM. ; Ir. Anastasia Dewi Titisari, M.T., Ph.D., IPU.

2025 | Skripsi | TEKNIK GEOLOGI

Kapanewon Tepus merupakan salah satu kapanewon yang ada di Kabupaten Gunungkidul  yang memiliki unit jumlah objek wisata paling banyak.  Dengan adanya jumlah objek wisata yang banyak maka diperlukan adanya fasilitas kepariwisataan demi mendukung wilayah Kapanewon Tepus mewujudkan kepariwisataan yang lebih maju. Namun, Kapanewon Tepus memiliki kondisi daerah yang sering diterpa oleh bahaya geologi, seperti amblesan/gerakan tanah, gempa bumi, dan tsunami. Oleh karena itu, diperlukan adanya proses analisis mengenai perencanaan dalam pengembangan wilayah untuk pembangunan fasilitas kepariwisatan untuk menentukan zonasi kesesuaian lahan yang ada di Kapanewon Tepus. Penelitian ini dilakukan dengan berbasis ilmu geologi yang menggunakan dua macam aspek yaitu aspek geologi, meliputi: tingkat kemiringan lereng, tingkat kekuatan batuan, jarak terhadap kelurusan, kedalaman muka air tanah, jarak terhadap sumber air dan aspek non – geologi, meliputi: jarak terhadap infrastruktur jalan dan jarak terhadap kawasan permukiman. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot setiap kriteria yang digunakan dan dilanjutkan dengan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menentukan alternatif dengan peringkat tertinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kapanewon Tepus terbagi menjadi empat kelas zona kesesuaian lahan, yaitu zona sangat sesuai, zona sesuai, zona cukup sesuai, dan zona kurang sesuai. Sebagian besar fasilitas kepariwisataan yang ada di Kapanewon Tepus telah dibangun pada zona yang kurang sesuai. Oleh karena itu, terdapat beberapa rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan, seperti memperkuat fondasi bangunan, memasang sistem peringatan dini, memberikan edukasi mengenai risiko dan bahaya geologi kepada masyarakat dan pengunjung, dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mendapatkan dukungan terkait peraturan keselamatan.

Kapanewon Tepus is one of the kapanewon in Gunungkidul Regency with the highest number of tourist attractions. Given this abundance, adequate tourism facilities are essential to support the region in advancing its tourism sector. However, Kapanewon Tepus is frequently exposed to geological hazards, such as land subsidence, earthquakes, and tsunamis. Therefore, an analytical process is necessary to plan regional development for tourism facility construction by determining land suitability zoning in Kapanewon Tepus. This study is based on geological science, considering two aspects: Geological aspects, including slope gradient, rock strength, distance to fault lines, groundwater depth, and distance from water sources. Non-geological aspects, including distance to road infrastructure and residential areas. This study applies the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to assign weight to each criterion, followed by the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to determine the highest-ranked alternative. The results classify Kapanewon Tepus into four land suitability zones: highly suitable, suitable, moderately suitable, and less suitable. Most tourism facilities in Kapanewon Tepus have been constructed in less suitable zones. Therefore, several safety recommendations are proposed, including reinforcing building foundations, installing early warning systems, providing education on geological risks and hazards for both the community and visitors, and collaborating with the government for regulatory support on safety measures.

Kata Kunci : geologi pengembangan wilayah, analytical hierarchy process, technique for order preference by similarity to ideal solution, zona kesesuaian lahan, fasilitas kepariwisataan

  1. S1-2025-482576-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482576-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482576-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482576-title.pdf