Laporkan Masalah

Pemberdayaan Komunitas Melalui Community-Based Enterprise di Usaha Komunitas Batara Batik Papring, Komunitas Kampoeng Batara, Kabupaten Banyuwangi

Afnata Rina, Danang Arif Darmawan, S.Sos., M.Si.

2025 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Kemiskinan di wilayah pedesaan masih menjadi masalah sosial serius. Salah satu upaya penanggulangannya adalah melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam mengelola potensi lokal mereka. Community-Based Enterprise (CBE) menjadi salah satu pendekatan pemberdayaan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kemiskinan melalui pengintegrasian tujuan ekonomi dan sosial, sebagaimana dikemukakan oleh Peredo dan Chrisman. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk Community-Based Enterprise (CBE) pada usaha sentra Batara Batik Papring dalam mencapai tujuan ekonomi dan sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian divalidasi melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batara Batik Papring merupakan wujud nyata Community-Based Enterprise (CBE) yang tumbuh dari potensi lokal dan dukungan dari pihak eksternal. Usaha ini memberdayakan ibu rumah tangga dan pemuda melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas, sekaligus melestarikan budaya lokal. Namun demikian, masih ditemukan masalah dalam pengimplementasiannya seperti sistem pelaporan keuangan yang masih konvensional, komitmen keanggotaan yang tidak mengikat, dan struktur keorganisasian yang masih sederhana.

Poverty in rural areas remains a significant social issue. One of the key strategies to address this is community empowerment, aimed at enhancing the capacity and self-reliance of local communities in managing their potential. Community-Based Enterprise (CBE), as defined by Peredo and Chrisman, is an approach that integrates both economic and social goals. This study aims to explore the form of CBE practiced by Batara Batik Papring in achieving its economic and social objectives. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through interviews, observation, documentation, and literature review, and validated through triangulation of techniques and sources. The findings reveal that Batara Batik Papring is a tangible example of a CBE, emerging from local potential and external support. The enterprise empowers housewives and youth through training and mentoring, while also preserving local culture. However, several implementation challenges remain, including a conventional financial reporting system, non-binding member commitment, and a relatively simple organizational structure.

Kata Kunci : Kemiskinan, Community-Based Enterprise, Pemberdayaan Masyarakat, Kampoeng Batara

  1. S1-2025-477336-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477336-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477336-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477336-title.pdf