Laporkan Masalah

Deadjectival Nouns in English News Corpus

Nurul Khairumi, Dr. Yohanes Tri Mastoyo, M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Penelitian ini mengkaji pola morfologis dan semantis nominalisasi dalam bahasa Inggris, khususnya proses perubahan adjektiva menjadi nomina dalam konteks berita melalui afiksasi. Dengan menganalisis korpus berita berbahasa Inggris tahun 2023 dari Leipzig Corpora Collection yang terdiri dari 100.000 kalimat, penelitian ini menggunakan metode campuran untuk menelaah karakteristik dasar adjektiva, produktivitas sufiks pembentuk nomina, dan makna yang dihasilkan. Data dianalisis dengan bantukan perangkat lunak AntConc. Studi ini menggunakan kerangka teori dari Gumovskaya dkk. (2021), Quirk dkk. (1985), dan Dixon (2010) untuk mendeskripsikan karakteristik adjektiva serta rumus Baayen & Lieber (1991) untuk menentukan produktivitas sufiks. Analisis semantis dilakukan melalui pendekatan berbasis korpus dengan memanfaatkan fitur KWIC dan teknik parafrasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adjektiva dasar dan turunan yang menyatakan kecenderungan manusia, nilai, dan sifat fisik, merupakan jenis yang paling sering dinominalisasi. Adjektiva  dinamis dan bertingkat juga lebih banyak mengalami nominalisasi dalam konteks berita, karena teks berita cenderung melaporkan situasi yang berkembang dan menyajikan isu dalam sebuah spektrum, bukan secara biner. Tidak ditemukan adanya bentuk adjektiva majemuk atau komparatif/superlatif yang dinominalisasi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun sufiks -ity paling sering muncul, sufiks -ness memiliki produktivitas dan potensi tertinggi dalam membentuk nomina baru dibandingkan dengan sufiks lain. Selain itu, hasil menunjukkan adanya sembilan makna teridentifikasi, yang mana semua sufiks menandakan ‘kualitas’ atau ‘karakteristik’, meskipun beberapa sufiks seperti -ity dan -ism meluas ke kategori yang tidak umum seperti ‘bidang X’ atau ‘sistem X.’ Temuan ini menyoroti pola nomina deadjektival yang sistematis sekaligus dinamis, khususnya dalam konteks berita kontemporer.

This study investigates the morphological and semantic patterns of English nominalization, particularly the conversion of adjectives into nouns in news contexts through affixation. Analyzing a corpus of 100,000 news sentences from the 2023 Leipzig Corpora Collection, the research employs a mix-methods approach to examine the characteristics of adjectival bases, the productivity of noun-forming suffixes, and their semantic range. Data were analyzed with the assistance of AntConc software. This study incorporates Gumovskaya et al. (2021), Quirk et al. (1985), and Dixon (2010) to classify the adjectival bases and Baayen & Lieber's (1991) formula to determine the productivity of the suffixes. Semantic analysis is conducted through the corpus-based approach utilizing the KWIC feature and paraphrasing technique. The research found that simple and derivative adjectives, especially those expressing human propensities, values, and physical properties, are the most frequently nominalized. The findings also show that dynamic and gradable adjectives are also in favor of news contexts, as news texts tend to report evolving situations and present issues on a spectrum rather than in binary terms. No instances of nominalized compound or comparative/superlative adjectives were found. The findings indicate that while the suffix -ity appears most frequently, -ness demonstrates the highest productivity and potential for new word formation among all suffixes. The study reveals nine meanings identified. All suffixes denote qualities, though some suffixes, such as -ity and -ism, extend to uncommon categories like ‘field of X’ or ‘system of X.’ These findings highlight the systematic yet dynamic patterns of deadjectival nouns, particularly in contemporary news contexts.

Kata Kunci : deadjectival noun, nominalization, productivity, corpus-based

  1. S2-2025-525246-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525246-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525246-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525246-title.pdf