KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA SABUN SUSU KAMBING DAN SAPI DENGAN PENAMBAHAN WHEY PADA LAMA PENYIMPANAN BERBEDA
Raihanah Al Makkiyah, Prof. Dr. Ir. Tridjoko Wisnu Murti, DEA.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara karakteristik fisiko-kimia sabun susu kambing dan sapi dengan penambahan whey pada lama penyimpanan berbeda (0, 30, dan 60 hari). Pembuatan sabun menggunakan bahan utama berupa minyak goreng sawit, minyak kelapa, minyak bunga matahari, dan whey serta bahan tambahan berupa susu kambing dan sapi. Pengujian ini dilakukan dari uji bahan baku susu segar menggunakan lactoscan dan pengujian pH susu kambing, susu sapi, whey kambing dan whey sapi menggunakan pH meter. Pengujian karakteristik fisik sabun (uji pH, kekerasan, dan stabilitas busa) dan karakteristik kimia sabun (uji bilangan penyabunan dan peroksida). Data sabun kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 25 pada analisis Rancangan Faktorial 2x3 (jenis susu x lama penyimpanan). Hasil analisis menunjukkan perbedaan jenis susu dan lama penyimpanan berpengaruh nyata (P<0>whey memiliki karakteristik yang lebih baik serta semakin lama waktu penyimpanan, karakteristik fisik dan kimia sabun semakin baik, tetapi tidak pada bilangan peroksida karena semakin meningkat.
This study aimed to compare the physicochemical characteristics of goat milk and cow milk soap with the addition of whey during different storage durations (0, 30, and 60 days). The soap was formulated using main ingredients such as palm cooking oil, coconut oil, sunflower oil, and whey, with goat milk and cow milk as additional ingredients. The analysis began with raw material testing, including fresh milk analysis using a Lactoscan and pH testing of goat milk, cow milk, goat whey, and cow whey using a pH meter. The soap’s physical characteristics (pH, hardness, and foam stability) and chemical characteristics (saponification value and peroxide value) were then evaluated. The soap data were analyzed using SPSS version 25 with a 2x3 factorial design (milk type x storage duration). The analysis results showed that both milk type and storage duration had significant effects (P<0>
Kata Kunci : Fisiko-kimia, Sabun whey, Susu kambing, Susu sapi, Penyimpanan.