ANALISIS TERHADAP KRITERIA PEMILIHAN PENERBANGAN TERBAIK DI BANDARA ADISUTJIPTO YOGYAKARTA
BAGAS ARRIZAL BESTOFA, Ir. Muhammad Kusumawan Herliansyah S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIPeranan penyedia jasa layanan penerbangan sebagai sarana transportasi udara menjadi semakin penting. Dalam hal ini kondisi persaingan antar maskapai atau airlines menjadi ketat, hal utama yang harus diprioritaskan oleh perusahaan penerbangan adalah kepuasan penumpang. Pada dasarnya kepuasan penumpang merupakan perbedaan antara harapan dan kinerja tehadap kenyataan yang dirasakan. Kriteria pemilihan penerbangan terbaik merupakan salah satu sumber daya yang memberikan pengaruh kepuasan bagi penumpang airlines. Dalam memilih airlines yang tepat, terdapat beberapa kriteria yang perlu diperhatikan oleh pihak penumpang airlines sesuai dengan determinan kualitas jasa (Kotler, 1994), yaitu: tangible (wujud fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (kepedulian). Pengambilan keputusan untuk memilih kriteria, sub kriteria, dan alternatif penerbangan terbaik untuk objek penelitian di Bandara Adisutjipto Yogyakarta diolah dengan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process. Urutan pemilihan kriteria penerbangan terbaik dari hasil penelitian di Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebagai berikut berurut-urut adalah: Reliability (kehandalan), Responsiveness (daya tanggap), Tangible (wujud fisik), Empathy (kepedulian), dan Assurance (jaminan). Urutan pemilihan alternatif airlines terbaik dari hasil penelitian di Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebagai berikut berurut-urut adalah: Garuda Indonesia, Air Asia, Lion Air, dan Batavia Air.
Kata Kunci : Kepuasan Penumpang; Kriteria Pemilihan; Determinan Kualitas Jasa; Fuzzy-Analytical Hierarchy Process.