KINERJA PERTUMBUHAN HASIL PERSILANGAN SAPI BALI DENGAN PEJANTAN EKSOTIK BERDASARKAN DATA VITAL STATISTIK
Aisyah Amalia Madani, Prof. Ir. Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D., IPM.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
bangsa pejantannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi data vital statistik
persilangan induk sapi Bali dengan pejantan eksotik di daerah Nusa Tenggara
Barat, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan
wawancara dengan peternak serta inseminator. Data yang diambil yaitu data vital
statistik dengan pengukuran langsung ke ternak meliputi panjang badan, lingkar
dada, dan tinggi gumba. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 43 ekor
hasil persilangan induk sapi Bali dengan pejantan eksotik. Data dikelompokkan
pada 3 kategori umur yaitu <1>2,5 tahun. Analisis
data dilakukan secara deskriptif berupa persentase, rata-rata, dan standar
deviasi berdasarkan kelompok umur dan bangsa. Hasil penelitian menunjukkan
panjang badan, lingkar dada, dan tinggi gumba pada sapi SimmetalxBali dan sapi
LimousinxBali. Pada umur <1>2,5 tahun secara berurutan 122,67±8,12 cm;
168,83±8,68 cm; 122,83±3,56 cm; dan 122,25±3,33 cm; sedangkan sapi
LimousinxBali berukuran 129,67±4,51 cm; 164,00±9,00 cm; dan 123,67±9,61 cm. Pertumbuhan
sapi SimmentalxBali dan LimousinxBali mengalami peningkatan yang seiring
bertambahnya umur, dengan fase pertumbuhan tercepat terjadi pada rentang usia 1
hingga 2,5 tahun.
The performance of the
growth of Bali crossbred cattle depends on the breed of the male used. This
study aims to identify vital statistics of crossbreeding Balinese cows with
exotic studs in West Nusa Tenggara, East Lombok Regency. The research was
conducted using survey method and interviews with farmers and inseminators. The
data taken is vital statistics data by direct measurement of livestock
including body length, chest circumference, and gumba height. The material used
in the study was 43 Balinese cows crossed with exotic males. Data were grouped
into 3 age categories: <1>2,5 years. Data
analysis was done descriptively in the form of percentage, average, and
standard deviation based on age group and nation. The results showed body
length, chest circumference, and gumba height in SimmetalxBali and
LimousinxBali cattle. At <1>2,5 years of age was 122,67±8,12
cm; 168.83±8,68 cm; 122,83±3,56 cm; and 122,25±3,33 cm, respectively; while
LimousinxBali cattle were 129,67±4,51 cm; 164,00±9,00 cm; and 123,67±9,61 cm,
respectively. The growth of SimmentalxBali and LimousinxBali cattle increased
with age, with the fastest growth phase occurring between 1 and 2,5 years of
age.
Kata Kunci : data vital statistik, pejantan eksotik, persilangan, sapi Bali