Dinamika Luas Lahan Mangrove Menggunakan Citra Sentinel-2 Periode 2018-2024 dan Dampaknya Terhadap Potensi Sumber Daya Perikanan di Pesisir kota Bontang
Rhistya Syifa Hafiz Syamsudin, Dr. rer. nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc.
2025 | Skripsi | MANAJ. SUMBER DAYA PERIKANAN
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, namun perubahan luas lahan mangrove sering kali terjadi akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luas lahan mangrove serta faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut di Kota Bontang selama periode 2018-2024. Metode yang digunakan adalah analisis time series dengan memanfaatkan citra Sentinel-2 dan Google Earth Engine (GEE). Data citra Sentinel-2 dengan resolusi spesial tinggi dianalisis untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan mangrove setiap tahunnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan mangrove di Kota Bontang mengalami pertambahan dan penurunan luasan mangrove pada setiap periodenya, namun total luas lahan mangrove mengalami pertambahan sebesar 8,89% atau seluas 200 ha selama periode pengamatan. Perubahan ini dipengaruhi oleh rehabilitasi mangrove tetapi dipengaruhi juga oleh faktor aktivitas manusia seperti perluasan pemukiman dan aktivitas industri. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi upaya konservasi dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
Mangroves play an important role in maintaining the balance of coastal ecosystems, but changes in mangrove area often occur due to natural process and human activity. This study aims to determine changes in mangrove area and the factors that contribute to these changes in Bontang City during the period 2018-2024. The method used is time series analysis using Sentinel-2 satellite imagery and Google Earth (GEE). Sentinel-2 image data with high spatial resolution was analyzed to identify changes in mangrove land cover. The result show that the area of mangrove in Bontang City experienced an increase and decrease in each period, but the total area of mangrove increased by 8.89% or 200 ha during the observation period. This change was influenced by mangrove rehabilitation and human activity such as settlement expansion and industrial activities. It is expected that this research will yield valuable insights for the sustainable conservation and management of mangroves.
Kata Kunci : mangrove, perubahan lahan, Sentinel-2, Google Earth Engine, Kota Bontang