Laporkan Masalah

Understanding the Expression of Love in Close Friends Through the Five Love Language Theory in Youths of Indonesia

Dyansaa Davina Akbari, Dr. Wenty Marina Minza, S.Psi, M.A.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Persahabatan berperan penting dalam perkembangan anak muda, tetapi terdapat kompleksitas pada pengekspresian afeksi di dalamnya. Oleh karena itu, penelitian ini membahas adanya kebutuhan untuk memahami proses interaksi dari afeksi tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana anak muda mengkonstruksikan makna dari cinta dan cara pengekspresiannya dalam persahabat mereka melalui kerangka Five Love Languages. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan melakukan wawancara semi-terstruktur kepada lima perempuan berusia 18-21 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa afeksi dipandang sebagai elemen dasar dalam persahabatan dengan bentuk platonik. Bentuk penyampaian afeksi yang paling populer digunakan, yaitu quality time dan words of affirmation, diikuti acts of service dan gift-giving. Bentuk penerimaan afeksi yang disukai, yaitu quality time dan harapan timbal balik atas afeksi yang telah diberikan. Keseluruhan dinamika komunikasi afeksi pada persahabatan menunjukkan keberagaman pada setiap individu. Keselarasan dalam mengekspresikan afeksi dapat berdampak positif secara emosional, sedangkan ketidaksesuaian dan tantangan komunikasi berpotensi menimbulkan resiko pada hubungan. Studi ini menekankan bahwa komunikasi, pemahaman, dan kemampuan beradaptasi terhadap keberagaman ekspresi dari afeksi sangat penting untuk menjaga kualitas hubungan persahabatan dalam mengembangkan kemampuan interpersonal anak muda.

Close friendships are crucial for youth development, yet expressing affection within them can be complex. This study addresses the need to understand these affectionate interactions. It aimed to better understand how youths construct the meaning of love in their close friendships and its expression through the Five Love Languages framework. A qualitative, phenomenological approach was employed, conducting semi-structured interviews with five female Indonesian youths aged 18-21. Data were analyzed using thematic analysis. Results indicated that love is conceptualized as a foundational element in the relationship, though constructed platonically. Quality time and words of affirmation were popular expressions, followed by acts of service and gift-giving. Affection reception is characterized by quality time and an expectation of reciprocity. The overall dynamics of affectionate communication in close friendships demonstrated individual variations. While aligned affection positively impacted emotional well-being, misalignments and communication challenges posed relational risks. The study underscores the importance of communication, understanding, and adaptability towards diverse affectionate behaviors in these vital friendships, offering valuable insights for youth's interpersonal development. 

Kata Kunci : close friendship, five love language theory, youths

  1. S1-2025-472613-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472613-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472613-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472613-title.pdf