Peran Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Pemenuhan Hak Rehabilitasi Sosial Anak Korban Kekerasan Seksual
Aulianisa Azza Camelia, Diantika Rindam Floranti, S.H., LL.M.
2025 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penulisan hukum
ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui dan menganalisis pemenuhan hak rehabilitasi
sosial anak korban kekerasan seksual serta permasalahan yang dihadapi Dinas Sosial
Daerah Istimewa Yogyakarta dalam melaksanakan rehabilitasi sosial tersebut; 2)
Menemukan solusi perbaikan yang tepat unutk pelaksanaan rehabilitasi sosial
anak korban kekerasan seksual oleh Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta di
masa yang akan datang berdasarkan analisis temuan yang telah dilakukan.
Penulisan hukum
ini merupakan penelitian normatif-empiris untuk meneliti permasalahan yang
terjadi di lapangan dan mengkajinya dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Penulisan hukum ini bersifat deskriptif yang mendeskripsikan fakta mengenai
peran Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta dalam pemenuhan hak rehabilitasi
sosial anak korban kekerasan seksual. Penulisan hukum ini menganalisis dua
jenis data, yaitu data sekunder yang diperoleh dengan cara pengumpulan data
melalui studi dokumen dan data primer yang diperoleh dengan cara pengumpulan
data melalui wawancara kepada responden beserta narasumber terkait. Analisis
data dilakukan melalui analisis deskriptif secara kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam melakukan pemenuhan hak rehabilitasi sosial anak korban kekerasan seksual, Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta mengacu pada Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2025 dan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 21 Tahun 2019. Kemudian, penelitian ini menemukan berbagai permasalahan, yaitu kendala internal, belum adanya harmonisasi dan implementasi Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial oleh pemerintah di tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta, ketiadaan sistem pendataan yang terstruktur serta tantangan reintegrasi sosial pasca-rehabilitasi. Permasalahan-permasalahan yang terjadi ini telah dianalisis sehingga menghasilkan solusi perbaikan di masa yang akan datang.
This legal writing aims to: 1) Identify and analyze the rights of social
rehabilitation of child victims of sexual violence and the problems faced by
the Yogyakarta Special Region Social Service in implementing the social
rehabilitation; 2) Find appropriate solutions for the implementation of social
rehabilitation of child victims of sexual violence by the Yogyakarta Special
Region Social Service in the future based on the analysis of the findings that
have been carried out.
This legal writing is a normative-empirical study to examine problems that occur in the field and examine them with applicable legal provisions. This legal writing is descriptive, describing facts regarding the role of the Yogyakarta Special Region Social Service in fulfilling the social rehabilitation rights of child victims of sexual violence. This legal writing analyzes two types of data: secondary data obtained through data collection through document studies and primary data obtained through data collection through interviews with respondents and related sources. Data analysis is carried out through qualitative descriptive analysis
The results of this study indicate that in conserving the rights to social rehabilitation of child victims of sexual violence, the Social Service of the Special Region of Yogyakarta refers to the Regulation of the Governor of the Special Region of Yogyakarta Number 2 of 2025 and the Regulation of the Governor of the Special Region of Yogyakarta Number 21 of 2019. Then, this study found various problems, namely internal obstacles, the lack of harmonization and implementation of the Regulation of the Minister of Social Affairs of the Republic of Indonesia Number 7 of 2021 concerning Social Rehabilitation Assistance by the government at the Special Region of Yogyakarta level, the absence of a structured data collection system and the challenges of post-rehabilitation social reintegration. These problems that occurred have been explained so as to suggest solutions for improvements in the future.
Kata Kunci : rehabilitasi sosial, anak korban kekerasan seksual, Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta