Estimasi Beban Limbah Nitrogen dan Fosfor serta Daya Dukung Ekologi Berbasis Kawasan pada Budidaya Lele (Clarias sp.) dengan Sistem Kocor
Ghotra Arif Perdana Putra, Dr. Susilo Budi Priyono, S.Pi., M.Si
2025 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANAN
Budidaya lele (Clarias sp.) dengan sistem kocor merupakan inovasi akuakultur yang
memanfaatkan aliran air terus-menerus untuk menjaga kualitas air. Penelitian ini
bertujuan untuk mengestimasi beban limbah total nitrogen (TN) dan total fosfor (TP) serta
mengevaluasi daya dukung ekologi berbasis kawasan pada budidaya lele di BUMDes
Mukti Lestari, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul. Data
dikumpulkan melalui observasi langsung dengan menganalisis kandungan TN dan TP
pada pakan, air drainase, dan karkas lele di awal dan akhir budidaya. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa budidaya lele dilakukan dalam kolam terpal standar berdiameter 3
m. Pada masa pemeliharaan selama 105 hari dengan padat tebar 800 ekor/m³ dibutuhkan
pakan 570 kg, hasil panen mencapai 554 kg dengan produktivitas 88 kg/m³ dan FCR 1,03.
Retensi nutrien sebesar 27,26% untuk TN dan 26,84% untuk TP, serta menghasilkan
beban limbah 13,55 kg TN dan 0,92 kg TP. Daya dukung ekologi berdasarkan konsentrasi
nutrien maksimum yang diizinkan menunjukkan badan air dapat menampung 8.841 kg
TN (setara 361 ton atau 652 kolam) dan 382 kg TP (setara 230 ton atau 422 kolam).
Namun demikian, dengan mempertimbangkan bahwa kawasan tersebut hanya memiliki
total luas 1.500 m2 dan tata letak kolam bulat yang membutuhkan luas 12,25 m2 per
kolam, maka pada kawasan tersebut hanya mampu dikembangkan 122 kolam.
Catfish (Clarias sp.) culture using continuous flow through system is an innovative
aquaculture practice to maintain water quality. This study aims to estimate the waste load
of total nitrogen (TN) and total phosphorus (TP) and to evaluate the area-based ecological
carrying capacity of catfish culture at BUMDes Mukti Lestari, Poncosari Village,
Srandakan Sub-District, Bantul Regency. Data were collected through direct observation,
analyzing TN and TP in feed, drainage water, and catfish carcasses at the start and end of
culture. The results showed that catfish culture was applied in standard tarpaulin pond
with diameter of 3 m. Over 105 days, with stocking density of 800 fish/m³ and 570 kg of
feed, the harvest yielded 554 kg, achieving productivity of 88 kg/m³ and FCR of 1.03.
Nutrient retention was 27.26% for TN and 26.84% for TP, resulting in waste loads of
13.55 kg TN and 0.92 kg TP. The ecological carrying capacity, based on maximum
allowable nutrient concentrations, indicates the receiving water body can purify 8,841 kg
TN (equivalent to 361 tons or 652 ponds) and 382 kg TP (equivalent to 230 tons or 422
ponds). However, considering that the area only has total area of 1,500 m2 and
representative circular ponds layout requires area of 12.25 m2 per pond, there are only
122 ponds can be developed in the area.
Kata Kunci : daya dukung ekologi, sistem kocor, total nitrogen, total fosfor, beban limbah