Pengaruh Persepsi dan Karakteristik Demografi Kusir Andong Terhadap Penerapan Kesejahteraan Hewan di Kawasan Malioboro Yogyakarta
Naufal Dzaki Alfathorik, Dr. Ir. Siti Andarwati, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Kuda merupakan ternak yang dimanfaatkan tenaganya dan kerap menjadi sarana transportasi. Andong merupakan salah satu kendaraan pariwisata yang menggunakan tenaga kuda untuk menariknya. Dalam pelaksanaan pariwisata berbasis hewan perlu memperhatikan kesejahteraan hewan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemilik hewan tersebut. Penerapan kesejahteraan hewan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya yaitu persepsi dan karakteristik demografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi kusir andong tentang kesejahteraan hewan dan menganalisis pengaruh persepsi dan karakteristik demografi kusir andong terhadap penerapan kesejahteraan hewan. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 - Februari 2025, berlokasi di Malioboro, Yogyakarta. Responden sebanyak 36 Kusir andong dengan metode purposive sampling. Metode pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner terbuka dan terutup yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Skala Likert yang di kelompokkan menjadi tiga kategori yaitu baik, cukup baik, dan tidak baik. Analisis pengaruh dilakukan dengan Regresi Linier Berganda menggunakan SPSS versi 27 untuk mengetahui pengaruh persepsi dan karakteristik demografi terhadap penerapan kesejahteraan hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kusir andong tentang kesejahteraan hewan tergolong baik. Berdasarkan hasil uji ANOVA, didapatkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,003. Karena nilai signifikansi <0>
Horses are livestock that a utilized for their strength and often serve as a means of transportation. Andong is one of the tourist vehicles that uses horse power to pull it. In the implementation of animal-based tourism, it is necessary to pay attention to the welfare of the animals, which should be the responsibility of the animal owners. The implementation of animal welfare can be influenced by several factors, one of which is perception and demographic characteristics. The aim of this research was to understand the perception of andong drivers regarding animal welfare and to analyze the influence of these perceptions and the demographic characteristics of andong drivers on the implementation of animal welfare. The research was conducted from November 2024 to February 2025, located in Malioboro, Yogyakarta. The respondents consisted of 36 horse-drawn carriage drivers using purposive sampling method. The data collection method involved interviews using open and closed questionnaires that had undergone validity and reliability testing. Data analysis used a Likert scale grouped into three categories: good, less good, and not good. The influence analysis was conducted using Multiple Linear Regression with SPSS version 27 to determine the impact of perception and demographic characteristics on the implementation of animal welfare. The research results indicate that the perception of andong drivers regarding animal welfare is classified as good. Based on the results of the ANOVA test, a significance value (p-value) of 0.003 was obtained. Because the significance value <0>
Kata Kunci : andong, demografi, kuda, kusir, kesejahteraan hewan, persepsi