Comparative Usability Testing pada Canting Cap Tembaga dan Canting Cap Acrylonitrile Butadiene Styrene Electroplated by Copper (ABS-EBC)
Wardayani Indah Pitaloka, Ir. Muhammad Kusumawan Herliansyah, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI
Canting
batik cap merupakan alat paling utama dalam produksi batik cap, umumnya terbuat
dari tembaga. Proses pembuatannya memerlukan keahlian khusus dengan waktu
pembuatan yang lama. Harga canting cap tembaga bisa mencapai Rp 1.500.000,- ke
atas dengan waktu pembuatan 12-24 hari kerja bergantung pada ukuran dan
kerumitan motif. Namun, tingginya harga bahan baku tembaga, lamanya waktu
pembuatan, minimnya regenerasi perajin, serta tekanan persaingan harga dari
produk luar negeri mendorong munculnya alternatif material seperti Acrylonitrile
Butadiene Styrene Electroplated by Copper (ABS-EBC). Canting cap ABS-EBC
memiliki harga jual yang lebih murah, yakni Rp 898.568,- dengan
waktu pembuatan 6 hari kerja. Penelitian sebelumnya terkait proses pembuatan, performa,
ketahanan material, serta perbandingan harga dan waktu pembuatan tanpa meninjau
dampak terhadap kegunaan (usability). Usability testing penting
dilakukan terutama pada produk baru untuk mengidentifikasi perbaikan yang
diperlukan berdasarkan pengalaman dari pengguna. Tanpa usability testing,
produk baru berisiko ditolak di pasaran akibat ketidaksesuaian praktik kerja yang
dapat menurunkan produktivitas.
Penelitian
ini bertujuan untuk membandingkan usabilitas canting cap tembaga dan canting
cap ABS-EBC dari aspek efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Metode
yang digunakan dalam comparative usability testing ini ialah dengan performance
measurement untuk mengukur efektivitas dan efisiensi, kuesioner System
Usability Scale (SUS) untuk mengukur kepuasan pengguna, serta Retrospective
Think Aloud (RTA) untuk mengetahui pengalaman pengguna supaya mendapatkan
temuan masalah dan rekomendasi perbaikan. Efektivitas diukur dari keberhasilan
tugas, sedangkan efisiensi diukur dari waktu penyelesaian dan Time-Based
Efficiency (TBE).
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa canting cap tembaga memiliki tingkat efektivitas
(85,11%) dan skor kepuasan (69,75) yang secara signifikan lebih tinggi
dibandingkan ABS-EBC (59,44?n 58,5). Namun, tidak terdapat perbedaan
signifikan pada aspek efisiensi, baik dari segi waktu penyelesaian tugas maupun
TBE. Temuan ini memperlihatkan bahwa meskipun ABS-EBC menawarkan harga jual yang
lebih murah dan proses pembuatan lebih cepat, canting cap tembaga masih unggul
dalam hal efektivitas dan kepuasan pengguna. Penelitian ini juga
mengidentifikasi berbagai masalah pengguna dan memberikan rekomendasi untuk
pengembangan canting cap di masa mendatang.
The canting cap is a primary tool in the production of
stamped batik and is commonly made of copper. Its manufacturing process
requires specialized craftsmanship and takes a relatively long time. The price
of a copper canting cap can exceed Rp 1,500,000,- with a production time of 12
to 24 working days depending on size and motif complexity. However, the high
cost of copper, long production duration, limited artisan regeneration, and
price competition from foreign products have led to the development of alternative
materials such as Acrylonitrile Butadiene Styrene Electroplated by Copper
(ABS-EBC). The ABS-EBC canting cap is more affordable, priced at Rp 898,568,-
and requires only 6 working days to produce. Previous
studies have focused on manufacturing processes, performance, material
durability, comparisons of cost and production time, without evaluating
usability. Usability testing is crucial, especially for new products, to
identify necessary improvements based on user experience. Without it, new
products risk being rejected due to incompatibility with established work
practices, potentially decreasing productivity.
This study aims to compare the usability of copper canting
cap and ABS-EBC canting cap in terms of effectiveness, efficiency, and user
satisfaction. The comparative usability testing employed performance
measurements to assess effectiveness and efficiency, the System Usability Scale
(SUS) questionnaire to measure user satisfaction, and the Retrospective Think
Aloud (RTA) method to explore user experiences and gather design improvement
recommendations. Effectiveness was measured by task success rate, while efficiency
was evaluated through task completion time and Time-Based Efficiency (TBE).
The results showed that the copper canting cap had
significantly higher effectiveness (85.11%) and user satisfaction (69.75)
scores compared to ABS-EBC (59.44% and 58.5). However, there was no significant
difference in efficiency, either in terms of completion time or TBE. These
findings indicate that despite the lower cost and faster production of ABS-EBC
canting cap, copper canting cap remains superior in terms of effectiveness and
user satisfaction. The study also identified several usability issues and provided
recommendations for future product development.
Kata Kunci : batik, canting cap, usabilitas, efektivitas, efisiensi, kepuasan pengguna