Toxicity of Bt Transgenic Corn Leaves to Ostrinia furnacalis Larvae
Hayu Alifia Zahra, Prof. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Ph.D.
2025 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi toksisitas daun jagung transgenik Bt terhadap larva Ostrinia furnacalis, salah satu hama utama tanaman jagung. Jagung transgenik yang digunakan adalah NK212s-Bt11xGA21 dan NK7328s-Bt11xGA21, bersama dengan varietas non-transgenik konvensionalnya NK212 dan NK7328 sebagai tanaman kontrol. Posisi daun yang digunakan adalah daun ke-1, ke-2, dan ke-3 yang terbuka sempurna dari pucuk tanaman jagung. Kedua kombinasi varietas jagung dan posisi daun diuji pada umur tanaman 7 dan 8 minggu setelah tanam (WAP). Bioassay dilakukan dengan memberi makan neonatus secara langsung ke daun jagung dalam botol vial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun ke-2 dan ke-3 dari semua varietas transgenik Bt menyebabkan mortalitas 100?ik pada 7 dan 8 WAP dengan mortalitas puncaknya diperkirakan 80-85% pada hari kedua setelah paparan; Sementara itu, varietas kontrol menunjukkan tingkat kematian yang rendah (<10>Ostrinia furnacalis dan mendukung potensi penerapannya sebagai bagian dari strategi pengendalian hama hayati.
This study aimed to evaluate the toxicity of Bt transgenic corn leaves to Ostrinia furnacalis larvae, one of the major pests of corn plants. The transgenic corn used was NK212s-Bt11xGA21 and NK7328s-Bt11xGA21, along with their conventional non-transgenic varieties NK212 and NK7328 as the control plant. The leaf positions used were 1st, 2nd, and 3rd perfectly opened leaves from the top of the corn plant. Both combinations of corn variety and leaf position were tested at the plant ages of 7 and 8 weeks after planting (WAP). Bioassay was carried out by direct feeding of neonates to the corn leaf in a vial bottle. The results showed that 2nd and 3rd leaf from all Bt transgenic varieties caused 100% mortality both in 7 and 8 WAP with its peak mortality approximated 80-85% at the second day after exposure; whereas control varieties showed low mortality (<10>Ostrinia furnacalis and support its potential application as part of a biopesticide control strategy.
Kata Kunci : corn, larvae, leaves, biological response