Hubungan Kemiskinan dan Kriminalitas dengan Metode Two Stage Least Square (2SLS): Studi Kasus 98 Kota di Indonesia Tahun 2022 dan 2023
Safira Nurcahyani, Prof. Mudrajad Kuncoro, Ph. D.
2025 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Kriminalitas dan kemiskinan merupakan suatu masalah besar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Permasalahan ini menjadi dua fenomena yang saling terkait dan dapat membentuk lingkaran setan. Ketika kemiskinan menurun, angka kriminalitas seharusnya ikut berkurang. Namun, pada tahun 2023 realitanya di perkotaan menunjukkan fenomena yang berbeda. Meskipun tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan cenderung lebih rendah dibandingkan dengan daerah perdesaan, namun proporsi penduduk yang mengalami korban tindak kekerasan di perkotaan dalam periode 12 bulan terakhir justru lebih tinggi dibandingkan dengan di daerah perdesaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan timbal balik antara kemiskinan dan tingkat kriminalitas di 98 kota di Indonesia, dengan menggunakan metode 2SLS. Selain itu, menganalisis hubungan sosial ekonomi terhadap tingkat kemiskinan dan tingkat kriminalitas. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) untuk tahun 2022 dan 2023. Temuan yang paling menarik adalah adanya hubungan satu arah antara tingkat kemiskinan dan tingkat kriminalitas: tingkat kemiskinan mempengaruhi tingkat kriminalitas secara positif dan signifikan.
Crime and poverty are major problems faced by many countries, including Indonesia. These problems are two interrelated phenomena that can form a vicious circle. When poverty rates decrease, crime rates should also decrease. However, in 2023, the reality in urban areas shows a different phenomenon. Although the poverty rate in urban areas tends to be lower than in rural areas, the proportion of the population who experienced violence in urban areas in the last 12 months is actually higher than in rural areas. The purpose of this study was to analyze the reciprocal relationship between poverty and crime rates in 98 cities in Indonesia, using the Two Stage Least Square (2SLS) method. In addition, analyzing the socio- economic relationship to poverty and crime rates.This study uses secondary data sourced from the official publication of the Central Statistics Agency (BPS) for 2022 and 2023. The most striking finding is that there is one way linkage between poverty and crime rate: poverty rates influence crime rates positively and significantly. Crime rate does not affect poverty, but poverty affects crime rate. In addition, HDI has a negative and significant effect on poverty but population density has a positive and significant effect on poverty. Meanwhile, the simultaneous crime equation model shows that the poverty, GRDP, and HDI variables have a positive effect on the crime rate. Population density and income inequality have a negative effect on the crime rate.
Kata Kunci : Kemiskinan, Kriminalitas, Metode 2SLS, dan Model Persamaan Simultan