Pengelolaan Ikan Mangur Berbasis Kerja Sama Di Sungai Sempor Kalurahan Donokerto Kapanewon Turi Kabupaten Sleman
Nadya Riswandani, Ir. Hery Saksono, M. A.
2025 | Skripsi | MANAJ. SUMBER DAYA PERIKANAN
Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) Mendeskripsikan perubahan populasi ikan mangur dan habitatnya saat sebelum dan sesudah pengelolaan habitatnya di Sungai Sempor, dan 2) Mengetahui bentuk atau strategi pengelolaan sumber daya ikan mangur dan habitatnya di Sungai Sempor berbasis co-management. Penentuan responden menggunakan metode Pengumpulan data menggunakan purposive sampling.Total responden 11 orang, terdiri atas dua orang perangkat Kalurahan Donokerto, satu orang dari Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta, empat orang anggota Pokmaswas, dan empat orang warga masyarakat pemanfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan mangur merupakan ikan endemik Sungai Sempor yang jumlahnya menurun dan habitatnya sudah terdegradasi akibat aktivitas penduduk di sekitar sungai. Sejak tahun 2018, pemerintah Kalurahan Donokerto mulai melakukan pengelolaan, dengan cara membuat regulasi yang melindungi ikan tersebut. Pada tahun 2021, pemerintah Kalurahan Donokerto bekerja sama dengan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) mengelola ikan mangur. Pengelolaan berbasis kerja sama (co-management) dinilai efektif oleh masyarakat pemanfaat, karena pengguna sumber daya menjadi tertib dalam memanfaatkan sumber daya ikan di Sungai Sempor. Regulasi perlu diperluas, yaitu pada tingkat Kapanewon Turi atau Kabupaten Sleman, agar pengelolaan ikan mangur di Sungai Sempor menjadi lebih efektif.
Kata kunci: ikan mangur, kerja sama, pengelolaan sumber daya perikanan, Pokmaswas, Sungai Sempor
Kata Kunci : ikan mangur, kerja sama, pengelolaan sumber daya perikanan, Pokmaswas