PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UNTUK MEMINIMALKAN JARAK PERPINDAHAN BAHAN (Studi Kasus di PT. Budi Makmur Jayamurni, Yogyakarta)
Agus Wiranto Wibowo, Ir. Janu Pardadi, MT
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIDi era globalisasi yang sekarang dihadapi, persaingan usaha tentu tidak dapat dihindari, tuntutan perusahaan dalam perolehan profit yang tinggi harus pula diimbangi dengan peningkatan efektifitas kegiatan produksi yang dalam beberapa hal akan berperan juga dalam keberhasilan perusahaan. Salah satu hal yang dapat dijadikan bahan acuan dalam peningkatan efektifitas kegiatan produksi adalah dengan penerapan tata letak fasilitas produksi pabrik yang baik. Evaluasi terhadap tata letak fasilitas produksi yang ada di PT. Budi Makmur Jayamurni (PT. BMJ) dilakukan dalam penelitian ini untuk mendapatkan layout alternatif baru yang dapat mengurangi jarak perpindahan bahan dalam kegiatan produksi. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode CORELAP (Computerized Relationship Layout Planning) dan ALDEP (Automated Layout Design Program). Melalui metode yang digunakan, didapatkan 4 layout alternatif baru, 1 layout alternatif dihasilkan melalui metode CORELAP sedangkan 3 layout alternatif lainnya didapatkan melalui metode ALDEP. Dari keempat layout alternatif yang didapatkan, layout alternatif pertama yang didapatkan melalui metode CORELAP adalah layout alternatif yang memiliki tingkat penghematan tertinggi dalam proses perpindahan bahan. Hal ini ditunjukkan melalui jarak perpindahan bahan yang semula 5228,5 m saat melakukan proses produksi kulit garment, upper dan suede, dapat berkurang menjadi 833 m (penghematan 84,07%). Pada saat melakukan proses produksi kulit cabretta, layout alternatif pertama juga menghasilkan pengurangan jarak tertinggi dalam proses perpindahan bahan bila dibandingkan dengan layout alternatif lainnya, hal ini ditunjukkan melalui jarak perpindahan bahan yang semula 1285,5 m dapat berkurang menjadi 649,5 m (penghematan 49,47%).
Kata Kunci : CORELAP, ALDEP, Layout