Laporkan Masalah

Peran Pembagian Tugas Rumah Tangga Terhadap Kepuasan Pernikahan dengan Mediasi Perceived Fairness pada Keluarga Dual-Earner

Farras Zaffira Ramadhani, Zahra Frida Intani, S.Psi., M.Psi., Psikolog; Ramadhan Dwi Marvianto, S.Psi., M.A

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Perubahan struktur keluarga dari single-earner menjadi dual-earner menimbulkan tantangan baru bagi kepuasan pernikahan, terutama terkait pembagian tugas rumah tangga. Namun, temuan sebelumnya mengenai hubungan antara pembagian tugas dan kepuasan pernikahan masih beragam. Penelitian ini bertujuan menguji peran perceived fairness sebagai mediator hubungan antara pembagian tugas rumah tangga dan kepuasan pernikahan. Data dikumpulkan melalui survey online dengan tiga skala: ENRICH Marital Satisfaction Scale, Subject's and Partner's Involvement on Household Chores Scale, serta Perceived Fairness Scale. Partisipan adalah 139 individu dari pasangan menikah dual-earner yang memiliki anak, tinggal bersama, dan tanpa asisten rumah tangga. Hasil menunjukkan bahwa perceived fairness memediasi peranan pembagian tugas rumah tangga yang egaliter terhadap kepuasan pernikahan secara penuh. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dinamika keadilan dalam konteks keluarga Indonesia untuk meningkatkan kualitas pernikahan dan keseimbangan peran dalam keluarga.

The shift from a single-earner to a dual-earner family structure presents new challenges for marital satisfaction, particularly in the division of household labor. However, previous findings on the relationship between household labor division and marital satisfaction remain mixed. This study aims to examine the role of perceived fairness as a mediator in the relationship between household labor division and marital satisfaction. Data were collected through an online survey using three adapted scales: the ENRICH Marital Scale, the Subject’s and Partner’s Involvement on Household Chores Scale, and the Perceived Fairness Scale. Participants consisted of 139 married dual-earner individuals with children, living together without domestic assistance. The results revealed that perceived fairness fully mediated the relationship between egalitarian household labor division and marital satisfaction. Additionally, the study found significant gender differences across all three main variables. These findings are expected to provide insight into the dynamics of fairness within the Indonesian family context and contribute to efforts aimed at improving marital quality and achieving greater role balance in the family.

Kata Kunci : pembagian tugas rumah tangga, kepuasan pernikahan, perceived fairness, dual-earner

  1. S1-2025-476706-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476706-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476706-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476706-title.pdf