Peran Koping Religius dan Dukungan Sosial terhadap Stress-Related Growth pada Mahasantri
Siti Nur Rahmadani, Subandi, Prof. Drs., M.A., Ph.D., Psikolog
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Stress-related
growth merupakan aspek penting dalam perkembangan mahasantri agar dapat bertumbuh
secara psikologis, sosial, dan spiritual sebagai respons terhadap pengalaman
hidup yang menantang. Meskipun penting, pemahaman mengenai faktor-faktor yang
memengaruhi stress-related growth pada mahasantri masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koping religius dan dukungan
sosial terhadap stress-related growth pada mahasantri. Studi ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei daring melalui tiga
skala, yaitu Skala Stress-Related Growth, Skala Koping Religius Islami,
dan Multidimentional Scale of Perceived Social Support (MSPPS).
Partisipan dalam penelitian ini adalah 122 mahasantri berusia 18-25 tahun.
Hasil penelitian ini di analisis dengan metode analisis regresi linier berganda.
Penelitian menemukan bahwa koping religius dan dukungan sosial secara
bersama-sama berperan positif signifikan terhadap stress-related growth
pada mahasantri (R2 = 0,246; F(2,119) = 19,4; P < ,001). Selain
itu, dukungan sosial ditemukan tidak berperan signifikan secara independen (p =
0,051). Temuan ini menekankan bahwa koping religius berperan lebih dominan
dalam membentuk stress-related growth pada mahasantri (p = <,001)
dibandingkan dukungan sosial. Implikasi penelitian ini menekankan pada
pentingnya koping religius untuk meningkatkan stress-related growth pada
mahasantri.
Stress-related
growth is a crucial aspect of mahasantri development ini in order to grow
psychologically, socially, and spiritually in response towards challenging life
experiences. Despite its importance, understanding the factors influence
stress-related growth in mahasantri remains limited. This study examines the
role of religious coping and social support on stress-related growth of
mahasantri. This study employed a quantitative approach with an online survey
method using three scales, the Stress-Related Growth Scale, the Islamic
Religious Coping Scale, and the Multidimentional Scale of Perceived Social
Support (MSPPS). Participants in this study consisted of 122 mahasantri aged 18-25
years. The result were conducted using multiple linear regression. Result found
that religious coping and social support simultaneously have a significant
positive role in mahasantris’ stress-related growth (R2 = 0,246;
F(2,119) = 19,4; P < ,001). Furthermore, social support does not have
a significant independent effect (p = 0,051). These findings highlight that
religious coping plays a more dominant role in shaping mahasantris’ stress-related
growth (p = <,001) compared to social support. The implications of this
study suggest the essential role of religious coping in enchancing
stress-related growth of mahasantri.
Kata Kunci : koping religius, dukungan sosial, stress-related growth, mahasantri