Knowledge, Attitude, and Practice of Teachers on Childhood Asthma
ANGELICIA NAWANG WULAN KINANTHI NUGRAHANINGTYAS, dr. Rina Triasih, M.Med (Paed), Ph.D, Sp.A(K) ; Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes ; dr. Amalia Setyati Sp.A(K)
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar belakang: Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang umum terjadi pada anak-anak, terutama di kalangan anak usia sekolah. Asma dapat muncul sebagai kondisi kronis atau serangan akut. Serangan asma dapat terjadi di berbagai lingkungan, termasuk sekolah, sehingga penting bagi guru untuk memahami cara memberikan pertolongan pertama. Namun, pengetahuan, sikap, dan praktik guru terhadap penanganan asma di Indonesia belum banyak diteliti.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan praktik guru mengenai asma pada anak. Selain itu, hubungan antara faktor demografi seperti jenis kelamin, usia, dan lama mengajar dengan pengetahuan, sikap, dan praktik guru juga dinilai.
Metode: Penelitian ini dilakukan sebagai cross-sectional study. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner online, yang didistribusikan kepada guru dan di sekolah dasar di Yogyakarta, yaitu Tarakanita Bumijo, Budya Wacana, dan BOPKRI Gondolayu.
Hasil: Sebanyak 60 guru berpartisipasi dalam penelitian ini, yang terdiri dari 39 perempuan (65%) dan 21 laki-laki (35%), dengan usia rata-rata 39,05 ± 9,401 tahun dan distribusi usia yang normal. Lama pengalaman mengajar yang paling umum adalah 11-20 tahun, yang dilaporkan oleh 20 guru (33,3%). Dalam hal pendidikan, mayoritas memiliki gelar sarjana (54, 90%). Hampir setengah dari guru (29, 48%) melaporkan pernah mengalami bersin-bersin dan pilek yang dipicu oleh udara dingin atau debu. Sebagian besar responden (43, 72%) sebelumnya pernah menerima informasi tentang asma, terutama melalui media elektronik (42, 25%). Selain itu, 45 guru (75%) melaporkan bahwa mereka memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang menderita asma, 40 (67%) pernah mengajar siswa yang menderita asma, sementara 32 (53%) menyatakan bahwa mereka tidak memiliki rekan kerja yang menderita asma. Mengenai kompetensi terkait asma, sebagian besar guru menunjukkan tingkat pengetahuan yang sedang (37, 61,7%), sikap (44, 73,3%), dan praktik (44, 73,3%). Analisis hubungan antara karakteristik sosiodemografi dan faktor-faktor terkait asma dengan skor KAP menunjukkan dua hasil yang signifikan secara statistik: usia secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan (p = 0,027, OR = 3,400, 95% CI: 1,130-10,232), begitu juga dengan memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang menderita asma (p = 0,039, OR = 3,494, 95% CI: 1,033-11,822).
Kata kunci : Asma, Anak usia sekolah, Pengetahuan, Sikap dan Perilaku, Guru
Background: Asthma is a common chronic respiratory diseases in children, particularly among school-aged children. Asthma can present as a chronic condition or as acute attacks. Asthma attacks can occur in various settings, including school, for which it is essential for teacher to understand in providing first aid. However, the knowledge, attitudes, and practice of teachers towards asthma management in Indonesia have not been well studied.
Aim: The study aimed to describe teachers' knowledge, attitudes, and practices regarding childhood asthma. The potential associations between demographic factors such as gender, age, and years of teaching experience and their knowledge, attitudes, and practices were also assessed.
Methods: This study was conducted as a cross sectional study. The data was collected using an online questionnaire, which was distributed to teachers in elementary schools in Yogyakarta, i.e Tarakanita Bumijo, Budya Wacana, and BOPKRI Gondolayu.
Results: A total of 60 teachers participated in the study, comprising 39 females (65%) and 21 males (35%), with a mean age of 39.05 ± 9.40 years and a normal age distribution. Most teachers has worked for more than 10 years (20, 33.3%) and the majority held an undergraduate degree (54; 90%). Nearly half of the teachers (29; 48%) reported experiencing sneezing and runny nose triggered by cold air or dust. Most respondents (43,72%) had previously received information about asthma, primarily through electronic media. Additionally, 45 teachers (75%) reported having at least one family member with asthma, 40 (67%) had students with asthma, while 32 (53%) had no colleagues with asthma. Most teachers demonstrated moderate levels of knowledge (37, 61.7%), attitude (44, 73.3%), and practice (44, 73.3%). Analysis of the relationship between sociodemographic characteristics and asthma-related factors with KAP scores showed two statistically significant results: age was significantly associated with poor knowledge (p = 0.02, OR = 3.40, 95% CI: 1.13–10.23), as was having at least one family member with asthma (p = 0.04, OR = 3.49, 95% CI: 1.03–11.82).
Keywords : Asthma, School-aged children, Knowledge Attitude and Practice, Teacher
Kata Kunci : Kata kunci : Asma, Anak usia sekolah, Pengetahuan, Sikap dan Perilaku, Guru