Laporkan Masalah

Sikap dan Efikasi Diri Guru SMP Negeri di Kota Bontang terhadap Pendidikan Inklusif: Evaluasi Kualitatif Pelatihan Pendidikan Inklusif

Gita Dewi Aprillia, Elga Andriana, S.Psi., M.Ed., Ph.D.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Terbatasnya jumlah guru yang memahami pendidikan inklusif menjadi salah satu penyebab tidak meratanya akses layanan pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas di Kota Bontang. Pengetahuan, sikap, dan efikasi diri guru merupakan komponen penting untuk mendukung implementasi pendidikan inklusif di sekolah. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui pelatihan pendidikan inklusif bagi guru. Evaluasi terhadap pelatihan tersebut penting dilakukan untuk menilai efektivitas program. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi sikap dan efikasi diri guru sebelum dan setelah mengikuti program pelatihan pendidikan inklusif. Partisipan penelitian ini adalah guru SMP dari sekolah negeri di Kota Bontang yang mengikuti program pelatihan pendidikan inklusif, yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada (UGM). Pengumpulan data dilakukan melalui survei kualitatif dan Teacher Daily Journaling (TDJ). Analisis tematik dan analisis isi digunakan untuk menganalisis data, kredibilitas data dipastikan melalui triangulasi metodologi. Tema utama yang diperoleh, yaitu (1) sikap terhadap sistem pendidikan inklusif dan siswa penyandang disabilitas dan (2) efikasi diri dalam metode pengajaran, kolaborasi, dan manajemen kelas. Secara umum, guru menunjukkan sikap yang kompleks dan multidimensi. Sebelum pelatihan, banyak guru mempersepsikan diri mereka kekurangan kompetensi untuk terlibat dalam pendidikan inklusif. Setelah pelatihan, perubahan efikasi diri diamati. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi terhadap efektivitas pelatihan, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan kebijakan pendidikan inklusif di Kota Bontang.

The limited number of teachers who possess an understanding of inclusive education contributes to unequal access to educational services for students with disabilities in Bontang. Teachers' knowledge, attitudes, and self-efficacy are essential components in supporting the implementation of inclusive education in schools. One proposed solution is providing inclusive education training for teachers. Evaluating such training programs is essential to assess their effectiveness. This study employs a qualitative research method to explore teachers' attitudes and self-efficacy before and after participating in an inclusive education training program. The participants were junior high school teachers from public schools in Bontang who participated in an inclusive education training organized by the Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada (UGM). Data were collected through qualitative surveys and Teacher Daily Journaling (TDJ). Thematic Analysis and Content Analysis was used to analyze the data, data credibility was ensured through methodological triangulation. Two main themes emerged: (1) attitudes toward the inclusive education system and students with disabilities, and (2) self-efficacy in teaching methods, collaboration, and classroom management. Overall, teachers demonstrated complex and multidimensional attitudes. Prior to the training, many teachers perceived themselves as lacking the competence to implement inclusive education practices. After the training, changes in self-efficacy were observed. These findings are expected to serve as an evaluation of the training program's effectiveness and offer recommendations for developing inclusive education policies in Bontang.

Kata Kunci : Sikap, Efikasi Diri, Pendidikan Inklusif, Guru

  1. S1-2025-476605-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476605-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476605-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476605-title.pdf