Tingkat Kejadian Infeksi Koksidia pada Ayam Kampung Unggulan Balitbangtan (KUB) dari Berbagai Kelompok Umur
Zidni Aova, Prof. Dr. drh. Irkham Widiyono
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Koksidiosis merupakan penyakit parasit gastrointestinal yang umum menyerang unggas, termasuk ayam Kampung Unggulan Balitbangtan (KUB). Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian infeksi adalah umur ayam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur terhadap tingkat kejadian infeksi koksidia serta mengevaluasi faktor manajemen pemeliharaan yang berperan dalam penyebaran penyakit ini, meliputi kepadatan kandang, jenis alas kandang, kondisi mikroklimat kandang (suhu dan kelembapan), serta ada atau tidaknya penggunaan vaksin koksidia dan koksidiostat. Penelitian dilakukan di Ragawi Farm, Sleman, Yogyakarta, menggunakan 120 sampel feses ayam KUB yang dibagi menjadi tiga kelompok umur: starter (1 minggu), grower (8 minggu), dan layer (>20 minggu). Pemeriksaan dilakukan dengan metode Whitlock, dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square, uji ANOVA, serta uji Spearman. Hasil menunjukkan bahwa kejadian koksidia tertinggi terjadi pada fase grower (95%), diikuti oleh layer (42,5%), dan terendah pada starter (2,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian koksidia (p<0>
Coccidiosis is a common gastrointestinal parasitic disease affecting poultry, including the Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) chicken. One of the factors influencing infection occurrence is the age of the chicken. This study aimed to analyze the effect of age on the occurrence of coccidial infection and to evaluate management factors that contribute to the spread of the disease, such as microclimatic conditions (temperature and humidity) and cage density. The research was conducted at Ragawi Farm, Sleman, Yogyakarta, using 120 fecal samples from KUB chickens divided into three age groups: starter (1–8 weeks), grower (9–20 weeks), and layer (>20 weeks). Fecal samples were examined using the Whitlock method, and data were analyzed using Chi-Square, ANOVA, and Spearman tests. The results showed that the highest incidence of coccidiasis occurred in the grower phase (95%), followed by the layer phase (42.5%), and the lowest in the starter phase (2.5%). A significant relationship was found between age and the incidence of coccidiasis (p<0>
Kata Kunci : ayam KUB, Eimeria sp., kepadatan kandang, mikroklimat kandang