Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter, Kebijakan Makroprudensial, dan Interaksi Kebijakan Moneter dan Makroprudensial Terhadap Risiko Kredit Perbankan di Indonesia

Mayada Farah Assyahra, Sekar Utami Setiastuti, S.E., M.Sc., Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini menganalisis pengaruh kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, dan interaksi kebijakan moneter dan makroprudensial terhadap risiko kredit sektor perbankan di Indonesia. Dalam penelitian ini, risiko kredit diukur dengan menggunakan Non-Performing Loans (NPL). Studi ini menggunakan data panel dengan 58 bank berdasarkan KBMI 1 hingga KBMI 4 dengan periode triwulanan 2014Q1-2021Q4. Untuk menghadapi masalah heterogenitas antar unit cross-section, studi ini menggunakan metode data panel dinamis Panel Autoregressive Distributed Lag (PARDL). Selain itu, penggunaan metode ini dilatarbelakangi karena perilaku risiko kredit atau NPL antar bank dapat menunjukkan perbedaan pola antara jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko kredit dalam jangka panjang, baik diestimasi secara parsial, maupun bauran dengan kebijakan makroprudensial dan interaksi kebijakan moneter dan makroprudensial. Kemudian, secara parsial kebijakan makroprudensial berpengaruh positif signifikan terhadap risiko kredit dalam jangka panjang. Namun, ketika kebijakan makroprudensial dibaurkan dengan kebijakan moneter dan interaksi kebijakan moneter dan makroprudensial, arah hubungannya menjadi negatif. Dalam jangka panjang, interaksi kebijakan moneter dan makroprudensial berpengaruh positif signifikan terhadap risiko kredit. Dalam estimasi jangka pendek, kebijakan moneter tidak memiliki pengaruh terhadap risiko kredit baik secara parsial, maupun bauran dengan kebijakan makroprudensial dan interaksi kedua kebijakan. Kemudian, secara parsial, kebijakan makroprudensial berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko kredit dalam jangka pendek. Namun, ketika kebijakan makroprudensial dibaurkan dengan kebijakan moneter dan interaksi kedua kebijakan, kebijakan makroprudensial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap risiko kredit dalam jangka pendek. Interaksi kebijakan moneter dan makroprudensial tidak memiliki pengaruh terhadap risiko kredit dalam jangka pendek.

This study analyzes the effects of monetary policy, macroprudential policy, and the interaction between monetary and macroprudential policies on credit risk in the Indonesian banking sector. Credit risk in this study is measured using Non Performing Loans (NPL). The study utiliez panel data from 58 banks classified under KBMI 1 to KBMI 4 for the quarterly period 2014Q1-2021Q4. To deal with heterogeneity cross-sectional units, the study utiliez a dynamic panel data methods of Panel Autoregressive Distributed Lag (PARDL) model. This method is also chosen due to the potential differences in short-term and long-term credit risk behavior across banks. The results show that, in the long run, monetary policy has a significantly negative effect on credit risk, both when estimated partially and when combined with macroprudential policy and their interaction. Meanwhile, macroprudential policy, when analyzed partially, has a significantly positive long-term effect on credit risk. However, when combined with monetary policy and their interaction, the relationship becomes negative. In the long run, the interaction between monetary and macroprudential policies has a significantly positive effect on credit risk. In the short run, monetary policy has no significant effect on credit risk, whether estimated partially and in combination with macroprudential policy and their interaction. Meanwhile, macroprudential policy, when analyzed partially, has a significantly negative effect on credit risk in the short run. However, when combined with monetary policy or the interaction of the two, macroprudential policy shows no significant effect on credit risk. The interaction between monetary and macroprudential policies does not have a significant effect on credit risk in the short term.

Kata Kunci : Kebijakan Moneter, Kebijakan Makroprudensial, Risiko Kredit Bank

  1. S1-2025-478084-abstract.pdf  
  2. S1-2025-478084-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-478084-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-478084-title.pdf