Fidusia sebagai jaminan dalam membantu nasabah kecil dan mikro memperoleh kredit di Perum Pegadaian Kota Yogyakarta
DEWI, Ratna Arini, H. Mustafa, SH.,MS
2004 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan Perum Pegadaian tidak mengharuskan jaminan Fidusia didaftarkan ke KPF dan kedudukan Perum Pegadaian dalam hal terjadi wanprestasi terhadap jaminan Fidusia yang tidak didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia. Penelitian mengenai Fidusia sebagai jaminan dalam membantu nasabah kecil dan mikro memperoleh kredit di Perum Pegadaian kota Yogyakarta merupakan penelitian empiris yakni penelitian yang berdasarkan pelaksanaan di lapangan dalam rangka memperoleh data primer, kemudian untuk kelengkapannya ditambah dengan penelitian normatif yakni penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Pada umumnya penelitian normatif meneliti bahan-bahan hukum yang meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier (Soekanto, 1986: 3). Jadi yang menjadi sasaran penelitian ini adalah kaedah (das sollen) dan perilaku atau fakta di lapangan (das sein) (Mertokusumo, 2001:3). Penelitian menggunakan metode non random sampling artinya tidak semua populasi diberi kesempatan untuk menjadi sampel, sedangkan tekhnik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal nasabah mengalami wanprestasi atau cidera janji terhadap jaminan Fidusia yang tidak didaftarkan penyelesaiannya dilakukan dengan cara penjualan di bawah tangan berdasarkan Pasal 6 perjanjian jaminan Fidusia menurut model Perum Pegadaian atau dengan cara menggadaikan obyek jaminan Fidusia dan hasilnya untuk melunasi KKUP. Berdasarkan analisa tersebut, maka Perum Pegadaian tetap mempunyai kedudukan yang pasti terhadap pelunasan hutang nasabah yang mengalami wanprestasi.
The objective of research was to analyze the factors that cause the Pawnshop not obligate the Fiduciary Guarantee registered to KPF and the Pawnshop status in case the presence of non performance to the Fiduciary Guarantee which unregistered of the Fiduciary Registration Office. The research concern with Fiduciary as Guarantee in assisting micro and small customer to get credit at the Pawnshop of Yogyakarta was the empirical research. The research based on implementation in the field to get primary data, then for the completion was added the normative reseach, that is the library research to obtain the secondary data. In general, the normative research investigates the legal material including the primary, secondary, tertier legal material. (Soekanto,1986 :3). So the target of research is norm (das sollen) and behavior or fact on field (das sein) (Mertokusumo, 2001 : 3). This research used the random sampling method that is, not all population were given chance to be the sample, while the sample technique was the purpose sampling method. The result shows that in case of the customer experience non performance or fails to perform the unregistered Fiduciary guarantee, then the solution was taken with underhanded sale based on Article 6 of the Fiduciary Guarantee Agreement according to the Pawnshop model or by mean to pawn the guarantee fiduciary object and the result was to pay KKUP. Based on this analysis the Pawnshop still has certain status to pay the customer debt that experienced non-performance.
Kata Kunci : Hukum,Perjanjian Jaminan Fidusia,Kredit Perum Pegadaian, Object of Fiduciary Guarantee, Non-Performance, Pawnshop