Laporkan Masalah

Hubungan antara Status Kebersihan Mulut dengan Massa Otot Tubuh pada Lanjut Usia di Kabupaten Sleman Yogyakartan

Zulaeha Cendikia Permatahati, drg. ElastriaWidita, M.Sc., Ph.D; Christia Aye Waindy Vega, S.Kp.G., MDSc.

2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

      Massa otot merupakan komponen tubuh yang terdiri dari jaringan otot rangka. Massa otot berfungsi untuk menghasilkan gerakan, menjaga postur tubuh, serta menjaga kualitas hidup. Massa otot dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, aktivitas fisik, dan status nutrisi. Kebersihan mulut menjadi salah satu faktor yang berpotensi berkontribusi terhadap terjadinya penurunan massa otot melalui jalur inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kebersihan mulut dengan massa otot tubuh pada pendudukan lanjut usia di Kelurahan Sumberadi dan Sinduharjo, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.

     Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan jumlah 145 responden yang dipilih secara simple random sampling. Responden dalam penelitian ini merupakan penduduk lanjut usia yang berusia ? 60 di Kalurahan Sumberadi dan Sinduharjo, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Untuk memperoleh data responden dilakukan pemeriksaan klinis serta pengisian kuesioner. Skor kebersihan mulut diukur menggunakan Tongue Coating Index (TCI) dan massa otot diukur menggunakan timbangan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Spearman’s Rho, Kruskal Wallis-H, dan Mann Withney.

     Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kebersihan mulut dengan massa otot tubuh (p=0,069). Hasil lainnya menunjukkan tidak terdapat hubungan pada variabel jenis pekerjaan, usia, status nutrisi, aktifitas fisik, jumlah gigi, dan status kesehatan gingiva terhadap massa otot. Variabel jenis kelamin (p<,001), tingkat pendidikan (p=0,015) dan penyakit sistemik (p=0,016) berhubungan signifikan terhadap massa otot. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebersihan mulut tidak memiliki hubungan terhadap massa otot pada lanjut usia.

Muscle mass is a body component composed of skeletal muscle tissue. t plays a crucial role in generating movement, maintaining posture, and supporting overall quality of life. Muscle mass is influenced by various factors, including age, physical activity, and nutritional status. Oral hygiene is considered a potential contributing factor to muscle mass decline through inflammatory pathways. This study aimed to examine the relationship between oral hygiene and body muscle mass among older adults in Sumberadi and Sinduharjo Villages, Sleman Regency, Yogyakarta Special Region, Indonesia.

     This research employed a cross-sectional design involving 145 respondents selected through simple random sampling. The respondents were older adults aged ? 60 years residing in Sumberadi and Sinduharjo Villages, Sleman Regency. Data were collected through clinical examinations and questionnaire administration. Oral hygiene was assessed using the Tongue Coating Index (TCI), while muscle mass was measured using a Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) scale. Data analysis was conducted using Spearman’s Rho, Kruskal-Wallis H, and Mann-Whitney tests.

     The results showed no significant association between oral hygiene and muscle mass (p= 0.069). Additionally, there was no significant relationship between muscle mass and the variables of occupation, age, nutritional status, physical activity, number of teeth, or gingival health status. However, significant associations were found between muscle mass and gender (p < 0>p = 0.015), and systemic disease (p=0.016). The study concludes that oral hygiene is not associated with muscle mass among older adults.

Kata Kunci : kebersihan mulut, massa otot, lanjut usia/oral hygiene, muscle mass, elderly

  1. S1-2025-473476-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473476-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473476-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473476-title.pdf