Laporkan Masalah

Evaluasi Efektivitas Program Penanganan Banjir Sungai Bengawan Solo dan Dampak Relokasi Permukiman Bantaran (Kasus: Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta)

Inayah Awalia Pawestri, Ir. Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM

2025 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Permukiman di bantaran Sungai Bengawan Solo yang berlokasi di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, menjadi salah satu contoh ketidaksesuaian pemanfaatan lahan di perkotaan. Program Penanganan Banjir Kota Surakarta Paket 3 (Kali Pepe Hulu) tahun 2016-2018 oleh BBWS Bengawan Solo menjadi salah satu upaya mengatasi permasalahan bencana banjir melalui penataan kawasan bantaran sungai yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekologisnya. Sebagai implikasi atau konsekuensi program, dilakukan pembebasan lahan melalui upaya relokasi permukiman bantaran sungai demi menunjang kelancaran pelaksanaan program. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas program terhadap pengembalian fungsi kawasan dan menjelaskan dampak dari konsekuensi program terhadap kondisi warga relokasi yang ditinjau dari aspek fisik lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan deduktif secara deskriptif mix-method dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan data sekunder dari instansi terkait. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Penanganan Banjir telah efektif dalam mengurangi risiko banjir dan menurunkan luas permukiman kumuh, namun belum efektif dalam kontribusi persentase RTH kota. Hasil penataan kawasan bantaran sungai menjadi RTH menunjukkan kualitas penggunaan yang dinilai telah optimal dan efektif sebagai ruang publik yang fungsional berdasarkan persepsi pengguna. Sementara itu, persepsi warga terdampak program menunjukkan keberagaman dan dinamika kehidupan sosial ekonomi setelah relokasi yang sebagian besar menyatakan kepuasan terkait kepemilikan hak atas tanah dan lingkungan yang lebih layak serta aman dari banjir, namun terdapat tantangan terutama terkait perubahan mata pencaharian dan aksesibilitas. Melalui penelitian ini, dirumuskan beberapa rekomendasi yang dapat menjadi pertimbangan dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif sehingga program serupa dapat diterapkan dengan lebih baik di masa mendatang.

Settlements along the Bengawan Solo River in Nusukan Subdistrict, Banjarsari District, Surakarta City, exemplify such inappropriate land use. The Surakarta City Flood Management Program Package 3 (Kali Pepe Hulu) implemented from 2016 to 2018 by BBWS Bengawan Solo, aimed to flood mitigation through riverbank restructuring to restore ecological functions. As an implication or consequence of the program, land acquisition was carried out by relocating informal settlements along the riverbanks to support program implementation. This research is carried out to evaluate the effectiveness of the program in restoring the area’s ecological functions and explain the impact of the consequences of the program on the conditions of the relocated residents as reviewed from the physical, social, and economic aspects. The research uses deductive approach with a descriptive mixed-method, data were collected through observation, interviews, questionnaires, and secondary data from relevant institutions. 

The results of this research explain that the program effectively reduced flood risks and decreased the extent of slum settlements, but has not significantly contributed to the city’s overall green open space (GOS) percentage. The quality and functionality of the newly developed public green open space as the result of program were also rated as optimal by user perception. However, the perceptions of residents affected by the program reflect the diversity and dynamics of post-resettlement socio-economic conditions, while the majority expressed satisfaction regarding ownership of land rights and more appropriate environment and safe flood risks, but there are challenges especially related to changes of livelihoods and limited accessibility. This research provides recommendations for more effective policies for supporting the enhancement of similar future programs.

Kata Kunci : Dampak, Efektivitas, Program Penanganan Banjir, Relokasi Permukiman, Ruang Terbuka Hijau

  1. S1-2025-481892-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481892-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481892-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481892-title.pdf