Penamaan Nomor Telepon Orang Indonesia: Analisis Sosio-onomastika
Yuliana Kristianti, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A.
2025 | Tesis | S2 Linguistik
Penelitian ini membahas bentuk, makna, dan fungsi nama-nama nomor telepon yang dibuat oleh orang Indonesia. Penelitian ini menganalisis satuan sintaksis berupa kata, menggali makna secara leksikal dan kontekstual, serta mengidentifikasi fungsi dan latar belakang sosial yang memengaruhi bentuk nama-nama nomor telepon tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Data dihimpun dengan melakukan wawancara secara langsung kepada sepuluh narasumber yang merupakan Generasi Milenial dan Generasi Z. Selain itu, wawancara juga dilakukan untuk menemukan makna kontekstual dari nama-nama nomor telepon yang dibuat oleh para narasumber. Teori Sosio-onomastika, studi Sosiolinguistik tentang nama, digunakan untuk mengkaji data-data yang ditemukan. Terdapat 185 nama-nama nomor telepon yang didapatkan. Analisis dilakukan dengan memilih data yang bisa mewakili data lainnya. Setidaknya terdapat enam jenis nama-nama nomor telepon yang dibuat oleh orang Indonesia berdasarkan jumlah katanya, yaitu satu kata, dua kata, tiga kata, empat kata, lima kata, dan enam kata. Teori Semantik digunakan untuk menganalisis makna leksikal dan kontekstual. Konteks berperan penting dalam pemberian nama nomor telepon, sehingga makna kontekstual sebuah kata dalam nama nomor telepon seringkali berbeda dengan makna leksikalnya. Kata dalam nama nomor telepon merupakan elemen yang berfungsi sebagai penanda identitas di mana latar belakang sosial pemilik nomor telepon menjadi hal yang menentukan jumlah dan pemilihan kata tersebut. Elemen-elemen yang sering digunakan dalam nama nomor telepon di antaranya adalah nama panggilan pemilik nomor telepon, pekerjaan, institusi pendidikan, jenjang pendidikan, sapaan, umpatan, dan kekerabatan. Pemilihan kata juga mempertimbangkan fungsi kerahasiaan dan fungsi pengingat.
This study discusses the form, meaning, and function of telephone number names created by Indonesians. This study analyzes syntactic units in the form of words, explores meaning lexically and contextually, and identifies the functions and social backgrounds that influence the form of these telephone number names. This study uses interview techniques. Data were collected by conducting direct interviews with ten informants who are Millennials and Generation Z. In addition, interviews were also conducted to find the contextual meaning of the telephone number names created by the informants. Socio-onomastics Theory, a Sociolinguistic study of names, was used to examine the data found. There were 185 telephone number names obtained. The analysis was carried out by selecting data that could represent other data. There are at least six types of telephone number names created by Indonesians based on the number of words, namely one word, two words, three words, four words, five words, and six words. Semantic Theory is used to analyze lexical and contextual meaning. Context plays an important role in naming telephone numbers, so the contextual meaning of a word in a telephone number name is often different from its lexical meaning. Words in a telephone number name are elements that function as identity markers where the social background of the telephone number owner determines the number and selection of these words. Elements that are often used in telephone number names include the nickname of the telephone number owner, occupation, educational institution, level of education, greetings, swear words, and kinship. The choice of words also takes into account the function of confidentiality and the function of reminders.
Kata Kunci : Makna leksikal, makna kontekstual, penamaan nomor telepon, sosio-onomastika, sosiolinguistik