Laporkan Masalah

Profil Pemahaman Pegawai RSUD Panembahan Senopati Bantul tentang Kekerasan dan Mekanisme Pelaporan

Keziah Elizabeth, dr. I.B.G Surya Putra Pidada, Sp.FM (K), M.H. ; Dr. Drs. Abdul Wahab, MPH

2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Pendahuluan: Indonesia sebagai negara hukum menjamin hak atas keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja. Salah satu bentuk perlindungannya adalah kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang mencakup upaya pencegahan kekerasan di tempat kerja. Namun, kasus kekerasan masih marak terjadi termasuk di sektor layanan kesehatan. Berbagai studi menunjukkan bahwa banyak pekerja tidak memahami mekanisme pelaporan kekerasan sehingga kasus sering tidak dilaporkan. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat pemahaman pegawai RSUD Panembahan Senopati Bantul dan faktor-faktor yang berhubungan dengannya.

Tujuan: Untuk menilai tingkat pemahaman pegawai RSUD Panembahan Senopati Bantul tentang kekerasan dan mekanisme pelaporan. Selain itu, untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, lama kerja, unit kerja dan pandangan terhadap pelatihan dengan tingkat pemahaman pegawai RSUD Panembahan Senopati Bantul tersebut.

Metode: Studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan hasil dari kuesioner pemahaman tentang kekerasan dan mekanisme pelaporan yang dibagikan melalui Google Form.

Hasil: Tingkat pemahaman pegawai RSUD Panembahan Senopati Bantul mengenai kekerasan dan mekanisme pelaporan tergolong tinggi dengan rata-rata skor 69,94. Pandangan terhadap pelatihan menunjukkan hubungan signifikan terhadap tingkat pemahaman (p < 0>sedangkan tingkat pendidikan (0,925), lama kerja (p = 0,837) dan unit kerja (p = 0,245) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pegawai berlatar belakang pendidikan SMA/K memiliki pemahaman terbaik dibandingkan latar belakang pendidikan jenjang lainnya. Pegawai dengan masa kerja 1–5 tahun memiliki pemahaman yang lebih baik dibanding dengan masa kerja >5 tahun. Unit bersalin memiliki skor pemahaman tertinggi, sedangkan instalasi farmasi terendah.

Kesimpulan: Pegawai RSUD Panembahan Senopati Bantul memiliki pemahaman yang tinggi tentang kekerasan dan mekanisme pelaporan. Pandangan terhadap pelatihan memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat pemahaman pegawai, sedangkan tingkat pendidikan, lama kerja dan unit kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik.

Background: Indonesia as a state of law guarantees the right to security, health and safety for all workers. One form of protection is an occupational safety and health (OHS) policy that includes efforts to prevent violence in the workplace. However, cases of violence are still rampant, including in the healthcare sector. Various studies have shown that many workers do not understand the mechanism of reporting violence so that cases are often not reported. Therefore, research is needed to find out how the level of understanding of Panembahan Senopati Bantul Regional Hospital employees and the factors associated with it.

Objective: To assess the level of understanding of Panembahan Senopati Bantul Regional Hospital employees about violence and reporting mechanisms. In addition, to determine the relationship between level of education, length of service, work unit and views on training with the level of understanding of employees of Panembahan Senopati Bantul Regional Hospital.

Methods: An analytic observational study with a cross-sectional design using a quantitative approach. This study used the results from the online violence understanding and reporting mechanism questionnaire.

Results: The level of understanding of Panembahan Senopati Bantul Regional Hospital employees regarding violence and reporting mechanisms is high with an average score of 69.94. Views on training showed a significant relationship with the level of understanding (p < 0 xss=removed xss=removed>5 years of service. The maternity unit had the highest comprehension score, while the pharmacy installation had the lowest.

Conclusion: Employees of Panembahan Senopati Bantul Regional Hospital have a high understanding of violence and reporting mechanisms. Views on training had a significant relationship with employees' level of understanding, while education level, length of service and work unit did not show a statistically significant relationship.

Kata Kunci : tingkat pemahaman, tingkat pendidikan, lama kerja, unit kerja, pandangan terhadap pelatihan, pegawai, rumah sakit

  1. S1-2025-474069-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474069-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474069-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474069-title.pdf