Laporkan Masalah

Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Sebelum dan Setelah Penerapan Skema Channeling Kredit Perbankan Dengan Fintech P2P Lending (Studi Kasus Pada Bank yang Melakukan Skema Channeling Kredit Di Indonesia Pada Tahun 2019-2022)

Muhammad Mirza Saputra, Elton Buyung Satrianto, S.E., MBA.

2025 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan bank sebelum dan setelah penerapan skema channeling kredit dengan fintech peer-to-peer lending (P2PL) di Indonesia pada periode 2019–2024. Skema channeling kredit merupakan bentuk kolaborasi antara bank dan fintech di mana bank menyalurkan dana kepada borrower melalui platform fintech. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan dari 13 bank yang menerapkan skema tersebut. Analisis dilakukan dengan menggunakan enam rasio keuangan: ROA, NIM, BOPO, LDR, CAR, dan NPL. Metode yang digunakan adalah uji beda Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan skema channeling kredit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dari enam rasio keuangan (ROA, NIM, BOPO, CAR, dan NPL) mengalami perubahan yang signifikan, sedangkan LDR tidak mengalami perubahan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum, skema channeling kredit memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan bank, terutama dalam hal profitabilitas, efisiensi operasional, kecukupan modal, dan pengelolaan risiko kredit.

This study aims to analyze the comparative financial performance of banks before and after the implementation of the credit channeling scheme with peer-to-peer lending (P2PL) fintech in Indonesia from 2019 to 2024. The credit channeling scheme is a collaboration model in which banks distribute funds to borrowers through fintech platforms. This study uses secondary data in the form of quarterly financial reports from 13 banks that applied this scheme. The analysis employs six financial ratios: ROA, NIM, BOPO, LDR, CAR, and NPL. The Wilcoxon Signed Rank Test is used to determine whether there are significant differences before and after the scheme's implementation. The results show that five out of six financial ratios (ROA, NIM, BOPO, CAR, and NPL) exhibit significant changes, while LDR does not. These findings indicate that, in general, the credit channeling scheme has a positive impact on banks' financial performance, particularly in terms of profitability, operational efficiency, capital adequacy, and credit risk management.

Kata Kunci : Skema Channeling Kredit, Fintech P2PL, Kinerja Keuangan, Perbankan, Wilcoxon Signed Rank Test

  1. D4-2025-482443-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482443-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-482443-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-482443-title.pdf