Laporkan Masalah

Faktor-faktor penghambat pendaftaran hak desain industri pada usaha kerajinan batik di Yogyakarta

TRIASTUTI, Rini, Prof. Emmy Pangaribuan Simanjuntak, SH

2004 | Tesis | S2 Ilmu Hukum

Penelitian tentang faktor-faktor penghambat pendaftaran hak desain industri pada usaha kerajian batik di Yogyakarta, bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab pengusaha batik di Yogyakarta tidak mendaftarkan hak desain industrinya serta untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran hukum dikalangan pengusaha batik. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan Yuridis normatif, selanjutnya hasil penelitian ini disajikan dengan cara deskriptif dan analisis, sehingga diharapkan akan diperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis tentang faktor-faktor penghambat pendaftaran hak desain industri pada usaha kerajinan batik di Yogyakarta. Titik berat penelitian adalah studi kepustakaan, sehingga data sekunder atau bahan pustaka lebih diutamakan daripada data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pengusaha kerajinan batik di Yogyakarta tidak mendaftarkan hak desain industrinya, adalah: tidak mengetahui aturan tentang desain industri, biaya pendaftaran hak desain industri yang cukup mahal, proses pendaftaran hak desain industri yang cukup panjang, penegakan hukum dibidang hak kekayaan intelektual yang masih lemah, dan kesadaran hukum dikalangan pengusaha kerajinan batik yang masih rendah. Sedangkan upaya yang telah dilakukan pemerintah Yogyakarta untuk meningkatkan kesadaran hukum pengusaha kerajinan batik di Yogyakarta adalah memberikan penyuluhan hukum tentang hak kekayaan intelektual termasuk tentang desain industri melalui seminar, lokakarya, serta tatap muka baik dilakukan melalui televisi maupun radio.

The objectives of this research are to know factors that cause batik craft industrialists in Yogyakarta do not regist their industrial design right and to find out the efforts that have been done by Yogyakarta Goverment to increase legal consciousness to batik craft industrialists in Yogyakarta. This research used a normative juridical approach, and be presented as deskriptive and analysis ways, to get comprehensive and systematic deskription of detering factors for industrial design right registration in batik craft industries in Yogyakarta. The big portion of the research is library study, secondary data or library stuffs were more prioritised than primary ones. The research outcomes show that the factors which cause batik craft industrialists in Yogyakarta do not regist their industrial design,are: the knowledge of industrial design regulation is not enough, high cost and long process for design register process, weak law enforcement for in intellectual property right, and low legal consciousness of the batik craft industrialists. Meanwhile the efforts that have been done by Yogyakarta goverment to increase legal consciousness of batik craft industrialists society is to give legal information about intellectual property right include industrial design through seminar, workshop, and talk show in radio and television.

Kata Kunci : HAKI,Hak Desain Industri,Kerajinan Batik,detering factors, industrial design right, batik craft


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.