Laporkan Masalah

DINAMIKA PEMADANAN DIATESIS AKTIF BAHASA JERMAN PADA NOVEL TERJEMAHAN BAHASA INDONESIA "EMIL DAN POLISI-POLISI RAHASIA" DAN "EMIL DAN DETEKTIF-DETEKTIF CILIK"

Ira Lukiyanti, Drs. Tatang Hariri, M.A., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

INTISARI

 

Dinamika pemadanan merupakan upaya penerjemah dalam mencapai kesepadanan. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis dinamika pemadanan diatesis aktif bahasa Jerman pada novel terjemahan bahasa Indonesia. Penggunaan diatesis aktif bahasa Jerman, terutama dalam karya sastra terbilang produktif dan memunculkan dinamika pemadanan. Dinamika tersebut dijelaskan dengan menggunakan teori kesepadanan dari Mona Baker dan teori kritik penerjemahan dari Reis, serta beberapa teori pendukung dari linguis Jerman dan linguis Indonesia.

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yakni dengan teknik padan, komparatif, dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 324 data diatesis aktif bahasa Jerman dengan persentase kesepadanan. Persentase tersebut, yaitu kesepadanan gramatikal 89,81?n kesepadanan tekstual 10,19%. Kesepadanan gramatikal menduduki persentase tertinggi sehingga menginisiasi penulis untuk membuat persentase lanjutan, yaitu kecenderungan pemadanan diatesis aktif melalui pemarkahan. Berdasarkan persentase lanjutan TSa1 dan TSa2 cenderung dengan pemarkahan bentuk aktif, bentuk lain, dan bentuk pasif. Meskipun keduanya menerapkan pemarkahan yang sama, tetapi terjadi perubahan persentase pemarkahan. Persentase bentuk aktif dari TSa1 lebih besar dari TSa2, yaitu 82,99% dibanding 72,34%. Persentase bentuk lain dan bentuk pasif dari TSa1 lebih kecil dari TSa2, yaitu 9,52%; 7,49% dibanding 16,78%; 10,88%. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti fokus teks, komponen linguistik, dan determinan ekstralinguistik, serta faktor subjektif. Keseluruhan faktor saling mempengaruhi sehingga mengimplikasikan bahwa dinamika pemadanan diatesis aktif sebagai hasil keputusan penerjemah terhadap fokus teks yang diupayakan, yaitu berfokus pada isi dalam TSa1 dan berfokus pada bentuk dalam TSa2.

 

Kata kunci: dinamika, diateis aktif, kesepadanan

 

ABSTRACT

 

Equivalence dynamics is an attempt by the translator to achieve equivalence. This study focuses on analyzing the equivalence dynamic of the German active voice in the Indonesian translations of novels. The use of the active voice in German, especially in literary works, is quite productive and gives rise to the equivalence dynamic. This dynamic is explained using Mona Baker’s equivalence theory and Reis’s translation criticism theory, as well as several supporting theories from German and Indonesian linguists.

The approach employed is a qualitative descriptive approach with the techniques of equivalence, comparative, and interpretative. The results of the study indicated that there are 324 data of active voices in German with percentages of equivalence. The percentages are grammatical equivalence 89.81% and textual equivalence 10.19%. Grammatical equivalence holds the highest percentage that initiated the researcher to conduct a further analysis on tendencies in equivalence of the active voice through marking. Based on the extended percentage analysis, TT1 and TT2 both tend to apply marking in active forms, alternative forms, and passive forms. Although both apply similar marking, a shift in percentage distribution occurred. The percentage of active forms of TT1 was higher than TT2, namely 82.99% compared to 72.34%. The percentage of alternative forms and passive forms of TT1 is lower than TT2, at 9.52%, 7.49% compared to 16.78%, 10.88%. This condition is influenced by several factors, such as text focus, linguistic components, extralinguistic determinants, and subjective factors. The interaction of these factors leads to the implication that the deconstruction of active voice equivalence reflects the translator’s decision on the attempted text focus, namely focusing on content in TT1 and focusing on form in TT2.

 

Keywords: dynamic, active voice, equivalence


 

 

Kata Kunci : dinamika, diatesis aktif, kesepadanan

  1. S2-2025-512880-abstract.pdf  
  2. S2-2025-512880-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-512880-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-512880-title.pdf