Studi Eksperimental Pergerakan Butiran Tanah Pasir Selama Pemancangan Tiang Dengan Variasi Kepadatan Menggunakan Metode Particle Image Velocimetry (PIV)
Kechy Anindya, Dr. Ir. Devi Oktaviana Latif, S.T., M.Eng., IPM
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA PELAKSANAAN BANGUNAN SIPIL
Fondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis fondasi dalam yang
umum digunakan terutama pada tanah pasir. Proses pemancangan tiang pada tanah
non-kohesif seperti pasir menyebabkan perpindahan butiran yang sebanding dengan
volume tiang yang masuk, sehingga dapat menyebabkan perubahan densitas,
pergerakan partikel tanah secara vertikal dan lateral, serta deformasi lokal di
sekitar tiang. Meskipun demikian, kajian tentang perpindahan butiran tanah dan
sebaran jangkauan kerusakan tanah, yang berhubungan dengan variasi kepadatan
tanah masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengamati
dan menganalisis pengaruh kepadatan relatif tanah terhadap pola perpindahan
butiran dan jangkauan tanah yang terpengaruh akibat proses pemancangan.
Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium dengan variasi
kepadatan relatif tanah (Dr) sebesar 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, 90%, dan 95%
menggunakan tiang pancang aluminium dengan bentuk half pile berdiameter
1 cm dan panjang 4 cm, (L/d = 4). Proses pemancangan dilakukan dengan metode drop
hammer dengan beban dan tinggi jatuh disesuaikan secara proporsional
terhadap kondisi lapangan. Analisis perpindahan butiran tanah dilakukan
menggunakan metode Particle Image Velocimetry (PIV), yang mampu
memvisualisasikan pergerakan partikel secara vektorial dan menghasilkan kontur
perpindahan berdasarkan pencitraan sebelum dan sesudah pemancangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemancangan tiang menyebabkan
peningkatan jangkauan kerusakan tanah seiring bertambahnya nilai kepadatan
relatif tanah (Dr). Jangkauan kerusakan maksimum terjadi pada Dr 90%, yaitu
2,3D secara vertikal dan 5,7D secara lateral. Namun, pada Dr 95%, jangkauan
kerusakan justru menurun menjadi 1,9D secara vertikal dan 4,9D secara lateral
akibat kekakuan tanah yang tinggi, sehingga membatasi deformasi dan perpindahan
butiran. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepadatan tanah berperan signifikan
dalam memengaruhi distribusi energi pemancangan dan pergerakan butiran tanah,
serta memberikan kontribusi terhadap optimasi desain fondasi tiang di lapangan.
Pile foundations are a common type of deep foundation, especially
used in sandy soils. The pile driving process in non-cohesive soils such as
sand causes particle displacement proportional to the volume of the pile
penetrating the ground, potentially leading to changes in soil density,
vertical dan lateral particle movement, and localized deformation around the
pile. However, studies focusing on particle displacement and the extent of soil
disturbance associated with varying soil relative densities remain limited.
Therefore, this study aims to observe and analyze the influence of soil
relative density on the pattern of particle movement and the affected soil zone
due to pile driving.
The study was conducted in at laboratory scale with variations in
relative density (Dr) of 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, 90%, dan 95%, using an
aluminum half-pile with a diameter of 1 cm and length of 4 cm (L/d = 4). The
pile driving was performed using the drop hammer method, with the load and drop
height proportionally adjusted to field conditions. Particle displacement
analysis was carried out using the Particle Image Velocimetry (PIV) method,
which enables vectorial visualization of soil particle movement and
displacement contours mapping based on image correlation before and after pile
installation.
The results indicate that pile driving increases the extent of soil
disturbance with rising Dr values. The maximum affected zone occurred at Dr
90%, with vertical and lateral ranges of 2,3D and 5,7D, respectively. However,
at Dr 95%, the affected zone decreased to 1,9D vertically and 4,9D laterally
due to higher soil stiffness, which limits deformation and particle movement.
These findings suggest that soil density plays a significant role in
influencing the distribution of driving energy and soil particle behavior,
providing valuable insights for optimizing pile foundation design in the field.
Kata Kunci : Fondasi Tiang, Perpindahan Tanah, Kepadatan Tanah,, PIV