EKSPLORASI PENGALAMAN PASIEN GADJAH MADA MEDICAL CENTER, TENTANG PENGETAHUAN DAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19, SERTA KEBERLANJUTAN KEBIASAAN HINGGA PASCA PANDEMI
Siska Vitaloka, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes; Dr. apt.Tri Murini, MSi
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang : COVID-19 merupakan penyakit menular yang
disebabkan oleh SARS-CoV-2 dan menyebar melalui kontak langsung maupun tidak
langsung. Klinik Gadjah Mada Medical Center (GMC) sebagai fasilitas pelayanan
kesehatan menjadi lokasi potensial penularan, sehingga penerapan protokol
kesehatan menjadi sangat penting.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
pengalaman pasien Gadjah Mada Medical Center tentang pemahaman dan penerapan
protokol kesehatan COVID-19 serta menilai keberlanjutan kebiasaan tersebut
hingga masa pasca-pandemi.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
eksploratif retrospektif dengan wawancara mendalam terhadap pasien yang pernah
berkunjung ke GMC selama pandemi. Analisis data dilakukan secara tematik.
Hasil dan pembahasan: Ditemukan empat tema utama, yaitu: (1)
pengalaman penerapan protokol kesehatan COVID-19 di GMC, di mana mayoritas
responden mengetahui protokol dari media dan pihak GMC. (2) Keberlanjutan
penerapan protokol kesehatan setelah pandemi, dengan sebagian responden tetap
melanjutkan kebiasaan seperti memakai masker dan mencuci tangan, sedangkan
sebagian lainnya tidak lagi menerapkannya. (3) Alasan melanjutkan atau
menghentikan protokol kesehatan, yang dipengaruhi oleh persepsi risiko, kebiasaan,
dan kenyamanan. (4) Persepsi terhadap keberlanjutan protokol kesehatan, yang
menunjukkan sebagian besar responden menilai protokol tetap penting di
fasilitas kesehatan, meskipun pandemi telah berakhir, sementara sebagian
lainnya merasa protokol tidak lagi diperlukan.
Simpulan: Protokol kesehatan di GMC dipahami dan diterapkan dengan baik oleh pasien selama pandemi. Namun, di masa pasca pandemi, penerapannya mengalami penyesuaian. Sebagian responden tetap melanjutkan, sementara sebagian lainnya tidak lagi menerapkan protokol secara konsisten. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi yang berkelanjutan dan kontekstual untuk mempertahankan perilaku preventif dalam masyarakat.
Background: COVID-19 is an infectious disease caused by
SARS-CoV-2, transmitted through direct or indirect contact. Gadjah Mada Medical
Center (GMC), as a healthcare facility, is a potential site for transmission,
making the implementation of health protocols essential.
Objective: This study aims to explore the experiences
of patients at GMC in understanding and implementing COVID-19 health protocols
and to assess the sustainability of these practices in the post-pandemic
period.
Methods: This study employed a qualitative
exploratory retrospective approach through in-depth interviews with patients
who visited GMC during the pandemic. Thematic analysis was conducted to
identify key patterns and themes.
Results: Four main themes were identified: (1)
experiences in implementing health protocols at GMC, where most respondents learned
about the protocols from media and GMC staff. (2) Continuity of health protocol
practices post-pandemic, with some respondents continuing behaviors such as
wearing masks and handwashing, while others no longer followed the protocols.
(3) Reasons for continuing or discontinuing health protocols, influenced by
risk perception, habit, and personal comfort. (4) Perceptions of the ongoing
relevance of protocols, with some respondents considering them still important
in healthcare settings, while others viewed them as unnecessary after the
pandemic ended.
Conclusion: Health protocols at GMC were well understood and implemented by patients during the pandemic. However, in the post-pandemic period, practices have been adjusted. Some respondents continued them, while others discontinued. This study highlights the importance of ongoing and context-sensitive health education to support sustainable preventive behaviors in society.
Kata Kunci : protokol kesehatan, COVID-19, Gadjah Mada Medical Center, GMC, pasca pandemi, pengalaman pasien.