Laporkan Masalah

Hubungan Perceived Social Support dan Mindfulness terhadap Online Fear of Missing Out (ON-FOMO) pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial

Timo Kurniady, Zulfikri Khakim, S.Psi., M.Sc.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Fenomena Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) semakin sering dialami oleh mahasiswa akibat tingginya penggunaan media sosial. ON-FoMO berisiko menyebabkan perilaku maladaptif, kualitas tidur yang buruk, dan menurunkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived social support dan dua faset mindfulness terhadap ON-FoMO pada mahasiswa pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei daring terhadap 231 mahasiswa aktif di Indonesia yang menggunakan media sosial. Instrumen yang digunakan mencakup skala ON-FoMO, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Five Facet Mindfulness Questionnaire Short Form (FFMQ). Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda dengan bantuan perangkat lunak JAMOVI. Analisis statistik menunjukkan bahwa satu faset dari mindfulness, yakni non-judging of inner experience, menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap ON-FoMO (p<,001). Sedangkan, perceived social support tidak memprediksi ON-FoMO secara signifikan (p = 0,259). Perbedaan jenis kelamin pada ON-FoMO ditemukan, di mana perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki (p = 0,002). Temuan penelitian ini mendukung hipotesis bahwa meningkatkan sikap non-judging dapat mengurangi ON-FoMO pada mahasiswa. Studi lebih lanjut dapat menggunakan metode sampling yang lebih representatif dan menggunakan desain longitudinal atau eksperimental untuk menguji kausalitas antara variabel.

The phenomenon of Online Fear of Missing Out (FoMO) is increasingly experienced by college students due to high levels of social media use. ON-FoMO carries the risk of leading to maladaptive behaviors, poor sleep quality, and decreased psychological well-being. This study aims to examine the relationship between perceived social support and two facets of mindfulness with ON-FoMO among college students who use social media. A quantitative approach was employed, using an online survey method involving 231 active college students in Indonesia who use social media. The instruments used included the ON-FoMO scale, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), and the Five Facet Mindfulness Questionnaire Short Form (FFMQ). Data analysis was conducted using multiple regression with the help of JAMOVI software. Statistical analysis showed that one facet of mindfulness—non-judging of inner experience—was significantly associated with FoMO (p < .001). However, perceived social support did not significantly predict FoMO (p = .259). A gender difference in FoMO was also found, with females scoring higher than males (p = .002). This study's findings support the hypothesis that enhancing a non-judging attitude can reduce ON-FoMO among university students. Future studies are recommended to use more representative sampling methods and adopt longitudinal or experimental designs to test causal relationships between variables.

Kata Kunci : online fear of missing out, perceived social support, mindfulness, mahasiswa, media sosial

  1. S1-2025-474772-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474772-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474772-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474772-title.pdf