PENGARUH JARAK TANAM DAN PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN LADA UMUR ENAM BULAN DI BAWAH TEGAKAN Acacia auriculiformis
Septia Maharani Sinaga, Mochamat Gunawan Wibisono, S.Hut., M.Hum., M.Sc. ; Ir. Adriana, M.P.
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
Lada (Piper nigrum L.)
merupakan tanaman rempah bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi dikembangkan
dalam sistem agroforestri. Di lahan karst seperti Gunungkidul, pemanfaatan
ruang tumbuh di bawah tegakan umumnya terbatas pada tanaman semusim. Informasi
mengenai pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan
lada di bawah tegakan Acacia auriculiformis masih terbatas. Penelitian
ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk kandang sapi
serta interaksinya terhadap pertumbuhan lada umur enam bulan di bawah tegakan A.
auriculiformis umur 32 bulan.
Rancangan penelitian yang digunakan
adalah Randomized Complete Block Design (RCBD) dengan dua perlakuan
yaitu jarak tanam lada dari tanaman pokok A. auriculiformis (75 cm (J1),
150 cm (J2)) dan dosis pupuk kandang sapi (0 kg (P0), 0,5 kg (P1), 1 kg (P2)
per tanaman). Terdapat empat blok sebagai ulangan. Setiap blok terdiri dari
enam kombinasi perlakuan (P0J1, P0J2, P1J1, P1J2, P2J1, P2J2) dan setiap
perlakuan terdapat empat tanaman lada. Parameter yang diamati dan diukur pada
tanaman lada adalah tinggi, diameter, jumlah daun, jumlah nodus, dan panjang
internodus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
perlakuan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang
diamati, namun tanaman lada yang ditanam lebih dekat dari tanaman pokok A.
auriculiformis (J1 = 75 cm) memiliki nilai pertumbuhan tanaman yang relatif
lebih baik daripada yang ditanam lebih jauh dari tanaman pokok (J2 = 150 cm).
Perlakuan dosis pupuk kandang sapi tidak berpengaruh nyata terhadap semua
parameter yang diamati. Tidak terdapat interaksi diantara kedua perlakuan.
Black pepper
(Piper nigrum L.) is a high-value spice crop which
has pivotal
potential
to be developed within
agroforestry systems. In karst areas such as Gunungkidul, the use of understory
space is generally limited to seasonal crops. Information on the effects of
plant spacing and fertilizer dosage of cattle manure application on the growth
of pepper plant under Acacia auriculiformis stands remains limited. This
study aimed to evaluate the effects of plant spacing, fertilizer dosage of
cattle manure, and interaction between both treatments on the growth of
six-month-old pepper plants under a 32-month-old A. auriculiformis
stand.
The
experiment was arranged in a randomized complete block design with two
treatments namely planting distance of the pepper plant from the base of A. auriculiformis
trees (75 cm (J1), 150 cm (J2)) and fertilizer dosage of cattle manure (0 kg
(P0), 0.5 kg (P1), 1 kg (P2) per plant). Four blocks were used as replicates.
Each block contains six treatment combinations (P0J1, P0J2, P1J1, P1J2,
P2J1, P2J2) with four pepper plants each treatment. The growth variables
observed were the plant height, stem diameter, number of leaves, number of
nodes, and internode.
The results
showed that plant spacing had no significant effect on all variables, however,
there was a tendency that the pepper plants grown closer (75 cm) to the A.
auriculiformis demonstrating better growth than those planted farther (150
cm). The application of cattle manure had no significant effect on all variables.
No significant interaction was found between both treatments.
Kata Kunci : Acacia auriculiformis, lada, jarak tanam, pupuk kandang sapi, agroforestri