Pengaruh Biaya Audit dan Ukuran KAP terhadap Penghindaran Pajak dengan Keahlian Keuangan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Barang Konsumen Primer yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2021-2023)
Annisa Dyah Pratiwi, Prof. Dr. Eko Suwardi, M.Sc.
2025 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji mengenai pengaruh biaya audit dan ukuran KAP terhadap praktik penghindaran pajak pada perusahaan barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2023, dengan ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage sebagai variabel kontrol. Pengukuran penghindaran pajak sebagai variabel dependen diproksikan dengan ETR. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 45 perusahaan dengan total 115 sampel amatan yang dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan dua model regresi linier berganda, di mana model pertama digunakan untuk menguji pengaruh biaya audit dan ukuran KAP terhadap penghindaran pajak, sedangkan model kedua menambahkan keahlian keuangan komite audit sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya audit berpengaruh negatif secara signifikan terhadap penghindaran pajak, sementara ukuran KAP tidak memengaruhi secara signifikan. Selain itu, keahlian keuangan komite audit tidak mampu memoderasi pengaruh biaya audit maupun ukuran KAP terhadap penghindaran pajak.
This study aims to examine the effect of audit fees and the size of Public Accounting Firms (KAP) on tax avoidance practices in consumer non-cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2023 period. Company size, profitability, and leverage are included as control variables. Tax avoidance, as the dependent variable, is proxied by the Effective Tax Rate (ETR). The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 45 companies and a total of 115 observations, which were analyzed using SPSS version 26. This quantitative study employs two multiple linear regression models: the first model tests the effect of audit fees and KAP size on tax avoidance, while the second model introduces the financial expertise of the audit committee as a moderating variable. The findings indicate that audit fees have a significant negative effect on tax avoidance, whereas KAP size has no significant effect. Moreover, the financial expertise of the audit committee does not moderate the relationship between audit fees or KAP size and tax avoidance.
Kata Kunci : biaya audit, ukuran KAP, penghindaran pajak, keahlian keuangan komite audit