Identifikasi Linognathus sp. dan Damalinia sp. pada Kambing Perah di Semesta Farm, Yogyakarta
Adhilla Destilia Ramadhani, Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen kesehatan ternak dalam produksi susu kambing, di mana ektoparasit seperti kutu dapat menjadi kendala serius. Kambing perah merupakan salah satu ternak yang dapat menghasilkan susu, daging, dan bibit. Kebutuhan susu kambing di masyarakat semakin meningkat karena semakin tinggi kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi susu segar, sehingga mulai bermunculan peternakan yang bergerak dalam pemeliharaan kambing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menentukan prevalensi infestasi kutu Linognathus sp. dan Damalinia sp. pada kambing perah di Semesta Farm, Yogyakarta, dan menganalisis parameter yang mempengaruhinya.
Metode penelitian meliputi pengambilan sampel kutu dari kambing perah secara acak, identifikasi spesies kutu secara morfologis di laboratorium, dan analisis data prevalensi serta parameter seperti jenis kelamin dan fase.
Hasil penelitian menunjukkan adanya infestasi Linognathus stenopsis dengan prevalensi 93,75?n Damalinia caprae dengan prevalensi 2,5% pada kambing perah di Semesta Farm. Parameter yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat infestasi kutu adalah status laktasi.
The background of this study was based on the importance of livestock health management in goat milk production, where ectoparasites such as lice could become a serious constraint. Dairy goats were one of the livestock animals that could produce milk, meat, and breeding stock. The demand for goat milk in society had increased due to the growing awareness of the importance of consuming fresh milk, leading to the emergence of farms specializing in goat farming.This study aimed to identify and determine the prevalence of Linognathus sp. and Damalinia sp. lice infestation in dairy goats at Semesta Farm, Yogyakarta, and analyze the parameters that influenced it.
The research methods included the random sampling of lice from dairy goats, morphological identification of lice species in the laboratory, and data analysis of prevalence and parameters such as sex dan phase.
The results showed that Linognathus stenopsis infestation had a prevalence of 93.75%, while Damalinia caprae had a prevalence of 2.5% in dairy goats at Semesta Farm. The parameter that significantly influenced the incidence of lice infestation was lactation status.
Kata Kunci : Damalinia sp., Faktor, Kambing perah, Linognathus sp., Prevalensi