Pengaruh struktur organisasional terhadap keadilan prosedural persepsian dan keadilan interasional persepsian
SUBONO, Agung, Dr. T. Hani Handoko, MBA
2004 | Tesis | S2 ManajemenKebanyakan penelitian tentang keadilan organisasional melibatkan atau menggunakan pendekatan level mikro untuk meneliti fenomena tersebut di dalam kehidupan organisasi, sebagai contoh: hasil-hasil personal (seperti kepuasan kerja, kepuasan gaji) dan hasil-hasil organisasional (seperti komitmen, keyakinan pada atasan, dukungan organisasional persepsian, perilaku citezenship organisasi). Penelitian tentang keadilan organisasional masih relatif jarang yang melibatkan atau menggunakan pendekatan level makro atau kontek sosial yang lebih luas di dalam terjadinya interaksi keadilan atau ketidakadilan, sebagai contoh: struktur organisasional dan strategi. Secara khusus, penelitian ini menguji pengaruh struktur organisasional terhadap keadilan prosedural persepsian dan keadilan intarksional persepsian. Hasil penelitian, berdasarkan 157 responden dari 11 jenis organisasi di D. I. Yogyakarta, menunjukkan bahwa, sebagaimana yang diprediksi, ukuran organisasi yang lebih besar berpengaruh terhadap keadilan interaksional persepsian. Namun, yang berlawanan dengan yang diprediksi, bahwa sentralisasi –partisipasi di dalam pembuatan kebijakan dan hirarki autoritas- dan formalisasi tidak berpengaruh terhadap keadilan prosedural persepsian. Implikasi dan saran untuk penelitian yang akan datang dibahas secara singkat.
Most research on organizational justice has taken a microlevel approach to investigating the phenomenon in the life of organization, for instance: outcomes personnal (e.g. job satisfaction, pay satisfaction) and outcomes organizational (e. g. commitment, supervisory trust, perceived organizational support/POS, organization citizenship behaviors/OCBs). Research on organizational justice considering a macrolevel approach or larger social context within which fair or unfair interactions occur, such as organizational structure and strategy, is relatively rare. Specially, this study examines the effect of organizational stucture on perceptions of procedural fairness and interactional fairness. The result, based on 157 respondences from 11 organizations in D. I. Yogyakarta, revealed that, as predicted, larger organizations size effected on perceptions of interactional fairness. However, contrary to predictions, centralization –participation in decision making and authority hierarchyand formalization did not effect on perceptions of procedural fairness. Implications and directions for future research are briefly discussed.
Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Struktur Organisasi,Keadilan Organisasional, procedural fairness, interactional fairness, participation in decision making (centralization-1), authority hierarchy (centralization-2), formalization, and organization size