Potensi mataair untuk kebutuhan air minum penduduk dan peternakan sapi perah kecamatan Pujon kabupaten Malang Jawa Timur
Indarto Happy Supriyadi, Drs. Soenarso Simoen
1988 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANDaerah yang mempunyai potensi sumberdaya air cukup besar banyak dijumpai di daerah lembah antar gunungapi(Intermontane Valley). Daerah penelitian yang menempati daerah lembah antar gunungapi banyak ditemukan sumber air berupa mataair. Sumber mataair ini terdapat dalam kondisi tertekan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan air minum penduduk dan kebutuhan air untuk sapi perah dalam hubungannya dengan potensi mataair yang ada. Cara penelitian yang digunakan yaitu wawancara terhadap penduduk dan peternakan sapi perah. Data yang dikumpulkan meliputi data penduduk, peternah sapi perah, meteorologi, sumber mataair dan kualitas mataair/ Daerah dengan endapan vulkanik muda yang terdiri dari tuff, lahar, breksi, dan lava andesit sampai basalt,mempunyai kelolosan batuan tinggi hingga sedang. Keterdapatan air tanah berada pada aquifer berproduksi sedang. Potensi mataair adalah 107.904,96 m3/hari, kualitas air secara umum memenuhi syarat air minum, kecuali sifat bakteriologi pada bak penampung air minum. Tindakan pencegahan telah dilakukan dengan Clorinasi sebelum air dikonsumsi. Jumlah penduduk Kecamatan Pujon 47.136 jiwa, membutuhkan air minum 4.697,967 m3/hari. Akan mencapai 4.981,822 m3/hari pada tahun 2000 dengan jumlah penduduk 49.984 jiwa. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pujon baru mampu memproduksi air bersih 1.039,8 m3/hari, kekurangan air yang harus diusahakan untuk mencukupi kebutuhan air minum 3.661,167 m3/hari. Pemanfaatan sumber air dari Sungai merupakan alternatif untuk mencukupi kebutuhan air minum, meskipun mempunyai kualitas air rendah. Dalam usaha ternak sapi perah air yang diperlukan cukup banyak, kebutuhan air untuk komboran rata-rata 22,5665 liter/hari/ekor dengan populasi sapi 11.941 ekor maka membutuhkan air 269,467 m3/hari. Kebutuhan air untuk pembersihan kendang rata-rata 45,7 liter/hari/ekor, air yang dibutuhkan seluruh populasi sapi perah 545,704 m3/hari. Jumlah keseluruhan kebutuhan air minum untuk sapi perah adalah 815,171 m3/hari. Adanya kegairahan penduduk beternak sapi perah, keadaan luas tanah yang masih dapat mensuplai makanan hijauan demikian juga perkembangan Koperasi yang akan dibangunnya Koperasi baru, dengan asumsi tersebut maka dapat diperkirakan jumlah sapi perah hingga tahun 2000 akan mencapai 32.811 ekor dan akan membutuhkan 2.240,9913 m3/hari.
-
Kata Kunci : Kebutuhan Air minum,Potensi mataair,peternakan sapi Perah,Pujoh,Malang,Jawa Timur