Analisis Morfometri Digital Berbasis Abdomen pada Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii, de Man 1879) Strain SiJawa dan GI Macro II
Dzulfikar Malik Rosyadi, Dr. Dini Wahyu Kartika Sari, S.Pi., M.Si.
2025 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANAN
Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis rasio ukuran tubuh dan hubungan genetik udang galah (Macrobrachium
rosenbergii) strain SiJawa dan GIMacro II melalui analisis morfometri.
Sampel sebanyak 117 ekor udang galah (SiJawa jantan: 30, SiJawa betina: 30, GIMacro
II jantan: 28, GIMacro II betina: 29) diambil dari UKBAP Samas, Bantul,
Yogyakarta. Pengukuran morfometri dilakukan menggunakan aplikasi tpsDig,
tpsUtil, PAST 4.03, dan ImageJ untuk menghitung panjang total (PT), panjang
abdomen (PA), rasio abdomen (PA/PT), serta rasio luas abdomen (LA/LT). Hasil
menunjukkan bahwa udang betina (SJB: 0,3935; GMB: 0,3958) memiliki rasio PA/PT
lebih tinggi dibandingkan jantan (SJJ: 0,3672; GMJ: 0,3704), dengan SJB
memiliki rasio LA/LT tertinggi (0,4691). Uji ANOVA dan Tukey HSD mengkonfirmasi
perbedaan signifikan antar kelompok, dengan dimorfisme seksual lebih dominan
dibandingkan variasi antar strain. Korelasi negatif kuat (r=-0,852, p=0,001)
antara bobot dan LA/LT menunjukkan trade-off antara pertumbuhan somatik dan
reproduksi, temuan ini menunjukkan bahwa udang betina potensial untuk
dikembangkan lebih lanjut dikarenakan proporsi abdomen yang besar, sedangkan
jantan ideal untuk biomassa karena bobot tubuh yang lebih besar. Hasil
penelitian ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan budidaya udang galah yang
lebih unggul.
This study aims to analyze
body size ratios and genetic relationships of giant freshwater prawn (Macrobrachium
rosenbergii) strains SiJawa and GIMacro II using morphometry analysis. A
total of 117 prawns (SiJawa male: 30, SiJawa female: 30, GIMacro II male: 28, GIMacro
II female: 29) were sampled from UKBAP Samas, Bantul, Yogyakarta. Morphometric
measurements were conducted using tpsDig, tpsUtil, PAST 4.06, and ImageJ to
calculate total length (PT), abdomen length (PA), abdomen ratio (PA/PT), and
abdomen area ratio (LA/LT). Results showed that females (SJB: 0.3935; GMB:
0.3958) had higher PA/PT ratios than males (SJJ: 0.3672; GMJ: 0.3704), with SJB
exhibiting the highest LA/LT ratio (0.4691). ANOVA and Tukey HSD tests
confirmed significant differences between groups, with sexual dimorphism being
more prominent than inter-strain variation. A strong negative correlation
(r=-0.852, p=0.001) between weight and LA/LT indicated a trade-off between
somatic growth and reproduction, these findings suggest that female prawn have
the potential to be further developed due to their large abdominal proportion,
while males are ideal for biomass due their larger body weight. The result of
this study can be a reference for the development of superior giant freshwater
prawn cultivation.
Kata Kunci : Dimorfisme Seksual, ImageJ, PAST 4.03, Rasio Luas Abdomen, TPS Dig, TPS Util/Abdomen Area Rasio, ImageJ, PAST 4.03, Sexual Dimorphism, TPS Dig, TPS Util