ANALISIS PENGARUH PANJANG LANGKAH DAN PERIODE WAVE GENERATOR TIPE PISTON TERHADAP PEMBENTUKAN GELOMBANG PADA PERMUKAAN AIR
Hansya Fa'Iq Muhammad Zharif, Ir. Muhammad Agung Bramantya, S.T., MT., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | TEKNIK MESIN
Penggunaan Oscillating
Water Column (OWC) merupakan salah satu pembangkit listrik yang
memanfaatkan gelombang air laut, biasa disingkat PLTGL. Pembangkit ini termasuk
dalam pembangkit yang memanfaatkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT).
Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki garis pantai terpanjang ke-2 di
dunia memiliki potensi energi laut melimpah yang dapat dimanfaatkan. Tetapi
penerapan EBT laut sebesar 0% atau belum diimplementasikan. Sehingga
pengembangan dari OWC perlu difasilitasi dengan dibangunnya alat uji berupa flume
with wave generator. Penelitian ini akan melakukan simulasi numerik,
simulai eksperimen dan rancang bangun mengenai
keseluruhan sistem pembuatan gelombang yaitu wave generator .
Model desain Flume akan digunakan
dalam analisis numerik menggunakan software Ansys Fluent Student 2025
dan dilakukan analisis eksperimen menggunakan alat wave generator pada flume yang terletak pada Lab
Mekanika Fluida Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada. Wave generator akan
menciptakan gelombang berjalan dengan meng-eksitasi air pada flume.
Pengujian bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang langkah piston (S) dan
periodenya (T) terhadap pembentukan gelombang yang terbentuk serta potensi
energi yang terdapat pada gelombang. Diamati pula perilaku dan bentuk gelombang
terhadap pergerakan hidrodinamika air yang bergerak di sepanjang flume.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa panjang langkah piston (S) memiliki hubungan
berbanding lurus gelombang (H) dengan faktor nilai wave number (kh) yang
terlihat pada seluruh data pengujian S = 2; 4; 6; 8; 10 mm dan T = 0,5; 1,0;
1,5 s. Semakin besar S maka akan semakin besar pula H.Periode gelombang
memengaruhi nilai dari panjang gelombang (L) dengan hubungan berbanding lurus. Di mana semakin
lama periode piston, semakin panjang pula panjang gelombang (L) yang terbentuk.
Hal ini dapat dilihat pada data pengujian dan T = 0,5; 1,0; 1,5 s. dengan
panjang gelombang yang konsisten untuk tiap periode uji dengan panjang langkah
piston (S) yang berbeda. Energi yang dapat dibangkitkan oleh gelombang
berbanding lurus kuadratik dengan tinggi gelombang (H) yang terbentuk.
Ditemukan bahwa wave generator dapat beroperasi secara optimum untuk
periode di atas 1 detik. di
mana performa paling optimum pada periode 1 detik.
Commonly known as a
Wave Power Plant (PLTGL), the Oscillating Water Column (OWC) is a kind of power
plant that uses ocean wave energy. This technology qualifies as Renewable
Energy (EBT). Being the nation with the second-longest coastline in the world,
Indonesia has great marine energy potential. The use of ocean-based renewable
energy, meanwhile, is still at 0%, which underlines the need for growth in this
field. Building a testing device in the shape of a flume with a wave generator
is absolutely necessary to help OWC technology evolve.
The
design and building of the wave generation system as well as experimental and
numerical simulations comprise this study. Ansys Fluent Student 2025was
used to analyze the flume model design numerically; a wave generator set up at
the Fluid Mechanics Laboratory, Department of Mechanical Engineering,
Universitas Gadjah Mada was used to test it experimentally. Exciting the water
inside the flume causes the wave generator to create traveling waves. The goal
of the testing is to explore how the piston stroke length (S) and period (T)
affect the wave formation and the possible energy they hold. The study also
looks at how the waves behave and their shape in relation to the hydrodynamic
movement of water along the flume.
With
the wave number factor (kh) regularly seen across all test data for S = 2, 4,
6, 8, and 10 mm and T = 0.5, 1.0, and 1.5 seconds, the findings indicate that
the piston stroke length (S) is directly proportional to the wave height (H).
The wave height rises with increasing stroke length. Moreover, the wavelength
(L) is greatly affected by the wave period; experimental data shows that a
longer piston period produces a longer wavelength. For every period tested, the
wavelength stayed consistent across various piston stroke lengths.
Wave energy is quadratically related to wave height (H). Peak performance was
seen at a 1-second period; the wave generator was found to work most optimally
at periods over 1 second.
Kata Kunci : Flume, Wave Generator, Numerical Simulation, Experimental Simulation.