Deteksi Toxoplasma gondii Terhadap Daging Mentah Ayam Kampung diperoleh dari Warung Makan di Kemantren Gondokusuman dan Danurejan, Kota Yogyakarta dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)
Muhammad Hanif Alharits Budaya, Dr. drh. Aris Purwantoro, M.Si.
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Toksoplasmosis adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi Toxoplasma gondii. Protozoa ini menginfeksi kucing sebagai hospes definitif dan hewan berdarah panas sebagai hospes intermediate. Manusia dan hewan berisiko terinfeksi jika ookistanya mencemari tanah dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi infeksinya pada daging mentah ayam kampung menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR). Lima sampel musculus pectoralis major ayam kampung diperoleh dari warung makan yang berada di Kemantren Gondokusuman dan Danurejan, Kota Yogyakarta. Deoxyribonucleic Acid (DNA) sampel tersebut diekstraksi kemudian diamplifikasi menggunakan metode PCR terhadap gen B1 T. gondii sepanjang 409 bp. Produk PCR dielektroforesis dan divisualisasikan menggunakan UV transilluminator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua sampel tidak menampakkan pita DNA 409 bp. Penelitian ini menyimpulkan semua sampel tersebut negatif terinfeksi T. gondii.
Toxoplasmosis is a disease caused by Toxoplasma gondii infection. This protozoan infects cats as the definitive host and warm-blooded animals as intermediate hosts. Humans and animals are at risk of infection when oocysts contaminate soil and water. This study aimed to detect T. gondii infection in raw meat of native chicken using the Polymerase Chain Reaction (PCR) method. Five samples of musculus pectoralis major were obtained from food stalls in the Gondokusuman and Danurejan Districts, Yogyakarta City. The deoxyribonucleic acids (DNA) of the samples were extracted and then amplified using PCR targeting the T. gondii B1 gene with 409 bp lenght. The PCR products were electrophoresed and visualized using a UV transilluminator. The results showed none of the samples exhibited the 409 bp DNA band. In conclusion, all samples were negative for T. gondii infection.
Kata Kunci : ayam kampung, Kota Yogyakarta, polymerase chain reaction, Toxoplasma gondii, warung makan