Gambaran Darah dan Analisis Faktor Risiko Feline Panleukopenia terhadap Tingkat Kesembuhan Kucing yang Terdiagnosis Feline Panleukopenia
Clara Hosiana Padmarini, Dr. drh. Alsi Dara Paryuni
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Feline Panleukopenia merupakan penyakit infeksius yang seringkali menyerang kucing terutama pada kucing berusia muda. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari famili Parvoviridae yakni Feline Panleukopenia Virus (FPV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran darah serta hubungan antara faktor risiko FPV, antara lain umur, jenis kelamin, sistem pemeliharaan, dan status vaksinasi, terhadap tingkat kesembuhan kucing yang terdiagnosis FPV. Data pada penelitian ini diperoleh dari pasien positif FPV pada periode September hingga Desember 2024 di Klinik Hewan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKH UGM. Sebanyak 10 ekor kucing terdiagnosis FPV berdasarkan pemeriksaan klinis, rapid test, dan pemeriksaan darah. Sampel darah dikoleksi melalui vena cephalica atau vena saphena sebanyak 1-3 mL menggunakan tabung EDTA dan kemudian dilakukan analisis menggunakan hematology analyzer. Data sampel seperti umur, jenis kelamin, sistem pemeliharaan, dan status vaksinasi dicatat sebagai faktor risiko infeksi FPV pada kucing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kucing yang terinfeksi FPV mengalami leukopenia sebesar 90?n anemia sebesar 40%. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan (P value > 0,05) antara umur, jenis kelamin dan sistem pemeliharaan terhadap tingkat kesembuhan kucing yang terinfeksi FPV. Sementara itu, vaksinasi diketahui dapat menjadi salah satu faktor pendukung kesembuhan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kucing yang terinfeksi FPV menunjukkan kejadian leukopenia dan anemia yang tinggi. Vaksinasi terbukti berperan dalam mendukung kesembuhan, sementara umur, jenis kelamin, dan sistem pemeliharaan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesembuhan. Langkah pencegahan yang disarankan antara lain vaksinasi serta menjaga hygiene dan sanitasi lingkungan yang baik.
Feline Panleukopenia is an infectious disease that often attacks cats, especially young cats that have never been vaccinated. This disease is caused by a virus from the Parvoviridae family, namely Feline Panleukopenia Virus (FPV). This study aims to determine the blood picture and the relationship between FPV risk factors, including age, gender, maintenance system, and vaccination status, to the recovery rate of cats diagnosed with FPV. Data in this study were obtained from FPV-positive patients in the period from September to December 2024 at Klinik Hewan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKH UGM. A total of 10 cats were diagnosed with FPV based on clinical examination, rapid test, and blood test. Blood samples were collected through the cephalic vein or saphenous vein as much as 1-3 mL using an EDTA tube and then analyzed using a hematology analyzer. Sample data such as age, gender, maintenance system, and vaccination status were recorded as risk factors for FPV infection in cats. The results showed that cats infected with FPV experienced leukopenia by 90% and anemia by 40%. The results of statistical analysis using the Chi-Square test showed that there was no significant difference (P value> 0.05) between age, gender and maintenance system on the recovery rate of cats infected with FPV. Meanwhile, vaccination is known to be one of the supporting factors for healing. Based on the results of this study, it was concluded that cats infected with FPV showed high incidence of leukopenia and anemia. Vaccination has been shown to play a role in supporting healing, while age, gender, and maintenance system do not significantly affect the healing rate. Recommended preventive measures include vaccination and maintaining good environmental hygiene and sanitation.
Kata Kunci : asosiasi, Feline panleukopenia, kesembuhan, kucing, leukosit