Laporkan Masalah

EVALUASI PENENTUAN SAFETY INVENTORY BERDASARKAN KETIDAKPASTIAN SUPPLY DAN DEMAND (Studi Kasus Produk “Lensa Kacamata” di International Optik, Yogyakarta)

Rachmat Wijaya Mukti, Dr. Eng. Ir. R. Rachmad A. Sriwiaya S.T., M.T. . D.Eng. IPM., ASEAN. Eng

2010 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah persediaan ekstra (safety inventory) didalam persediaan sebagai antisipasi pemenuhan sejumlah permintaan aktual jika melebihi hasil peramalan. Produk lensa kacamata terpopuler menjadi fokus penelitian sesuai dengan rujukan pihak International Optik yang ingin meningkatkan performansi dan pendapatannya dalam persaingan bisnis grosir dan retail produk-produk optik di Yogyakarta dan sekitarnya. Persediaan barang berlebih (overstock) dan tidak adanya persediaan (stockout) di gudang penyimpanan barang berdampak pada penurunan pendapatan karena beban biaya dan kehilangan penjualan (missing sales) yang ditimbulkan. Kinerja operasional suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh kondisi ketidakpastian pasokan (supply) dan permintaan (demand), oleh karena itu peramalan permintaan periode mendatang dan penentuan safety inventory menjadi solusinya. Penelitian dilakukan dengan menentukan fast-moving item produk lensa kacamata dari populasi (N) lensa dengan nilai coefficient of variation (cv) terkecil. Data yang digunakan adalah data pembelian dan penjualan aktual historis berkorelasi serial dari sampel (s) yang ditentukan. Peramalan permintaan dilakukan dengan metode Holt untuk data yang memiliki komponen sistematis level-trend, dan metode Winter untuk data yang memiliki komponen sistematis level-trend-seasonal. Validasi untuk mendapatkan nilai r2 sebagai verifikasi hasil peramalan menggunakan analisis regresi biasa dengan metode least squares untuk data yang diramalkan dengan metode Holt, sedangkan metode crossvalidation dengan n=1/3 digunakan untuk data yang diramalkan dengan metode Winter. Parameter error yang digunakan adalah Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Pengujian parameter error peramalan menggunakan analisis tracking signal (TS) dengan -6

Kata Kunci : Safety Inventory (s), Forecasting, Fast-Moving Item, Cycle Service Level (CSL), Fill Rate (fr), Lead Time (L)

  1. S1-FTK-2010-Rachmat_Wijaya_Mukti-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2010-Rachmat_Wijaya_Mukti-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2010-Rachmat_Wijaya_Mukti-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2010-Rachmat_Wijaya_Mukti-title.pdf