DESAIN APLIKASI PARTISIPATIF DENGAN PENDEKATAN HOOK MODEL UNTUK EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA STUDI KASUS KABUPATEN WONOGIRI
Ginus Pandhu Setyawan, Prof. Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D.;Prof. Ir. P. Insap Santosa, M.Sc., Ph.D., IPU.
2025 | Tesis | S2 Teknologi Informasi
Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana yang tinggi akibat letak geografisnya di wilayah rawan gempa, tsunami, dan bencana hidrometeorologi. Meskipun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana telah meningkat, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan nyata. Teknologi digital, khususnya aplikasi mobile, berpotensi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana. Namun, aplikasi yang ada seringkali dinilai rumit dan kurang efektif dalam membangun kebiasaan pengguna.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merancang model aplikasi mobile yang mengintegrasikan empat fase Hook Model (trigger, action, reward, dan investment); (2) mengembangkan model aplikasi yang dapat membentuk keterlibatan pengguna secara berkelanjutan dalam aktivitas kesiapsiagaan bencana; dan (3) mengevaluasi kinerja Hook Model dalam membangun kebiasaan kesiapsiagaan. Perancangan model aplikasi mengikuti lima tahap Design Thinking: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Evaluasi model dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur dengan tiga kelompok responden, yaitu relawan bencana, pakar teknologi informasi, dan akademisi. Penelitian berlokasi di Kabupaten Wonogiri, dipilih karena karakteristik geografisnya yang rawan bencana, sehingga relevan dengan tujuan pengembangan aplikasi kesiapsiagaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Hook Model berhasil menciptakan keterlibatan awal pengguna melalui notifikasi sebagai trigger, kuis sederhana sebagai action, sistem poin dan leaderboard sebagai reward, serta survei umpan balik sebagai investment. Evaluasi dari pemangku kepentingan mengungkapkan bahwa aplikasi ini memiliki potensi sebagai media edukasi interaktif yang membentuk keterlibatan pengguna, tetapi perlu penyempurnaan dalam antarmuka dan mekanisme reward untuk meningkatkan retensi pengguna. Motivasi jangka panjang pengguna masih bergantung pada pembaruan konten dan insentif nyata.
Indonesia is a country with a high risk of disasters due to its geographic location in areas prone to earthquakes, tsunamis, and hydrometeorological hazards. Although public awareness of disaster preparedness has increased, there is still a gap between knowledge and real action. Digital technology, especially mobile applications, has the potential to increase community participation in disaster preparedness. However, many existing apps are seen as too complex and ineffective in building user habits.
This study aims to: (1) design a mobile application model that integrates the four phases of the Hook Model (trigger, action, reward, and investment); (2) develop an application that can create continuous user engagement in disaster preparedness activities; and (3) evaluate the performance of the Hook Model in forming preparedness habits. The app design followed the five stages of Design Thinking: empathize, define, ideate, prototype, and test. The evaluation used a descriptive qualitative approach through semi-structured interviews with three respondent groups: disaster volunteers, IT experts, and academics. The research was conducted in Wonogiri Regency, selected for its high disaster risk and suitability with the app's purpose.
The results show that the Hook Model based application successfully created initial user engagement through notifications as triggers, simple quizzes as actions, a point and leaderboard system as rewards, and feedback surveys as investments. Stakeholder feedback confirmed that the app has strong potential as an interactive educational tool, though improvements are needed in the user interface and reward system to increase user retention. Long-term motivation still depends on regular content updates and real reward.
Kata Kunci : Hook Model, disaster preparedness, mobile application, community participation, Design Thinking