Laporkan Masalah

Dampak Pelatihan terhadap Keberdayaan UMKM di Desa Wisata Tepus, Kecamatan Tepus

M.Hidayat, Drs. Hendrie Adji Kusworo M.Sc., Ph.D

2025 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Desa Wisata Tepus merupakan destinasi wisata yang berada di Kalurahan Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Dalam pengembangan Pariwisata di Desa Wisata Tepus melibatkan partisipasi UMKM. Namun pelaku UMKM memiliki pengetahuan dan keterampilan yang rendah. Oleh karena itu desa wisata melakukan upaya pelatihan untuk pelaku UMKM. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui dampak pelatihan terhadap keberdayaan UMKM di Desa Wisata Tepus.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM pernah mendapatkan pelatihan dan pengurus desa wisata. Metode pengumpulan data adalah dengan studi pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan mengambil keseimpulan. Sedangkan untuk memeriksa keabsahan data dilakukan triangulasi.

Penelitian ini menggunakan perspektif community-based training untuk melihat pelatihan yang diadakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berdampak terhadap peningkatan keberdayaan UMKM. Peningkatan keberdayaan ini terjadi karena pelatihan yang dilakukan didasarkan pada kebutuhan, masalah yang dihadapi, serta peluang ekonomi yang ada. Pelaku UMKM memiliki kesadaran dan keinginan untuk menjadi lebih baik, memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas untuk memperoleh akses, mampu menghadapi hambatan serta memiliki kemampuan untuk membangun kerja sama.


Tepus Tourism Village is a tourist destination located in Tepus Village, Tepus District, Gunung Kidul Regency. In developing tourism in Tepus Tourism Village, it involves the participation of UMKM. However, UMKM actors have low knowledge and skills. Therefore, the tourism village makes training efforts for UMKM actors. In this study, the researcher wants to know the impact of training on the empowerment of UMKM in Tepus Tourism Village.

This study uses a qualitative-descriptive method. The unit of analysis in this study is UMKM actors who have received training and tourism village administrators. Data collection methods are through literature studies, interviews, observations and documentation. Analysis is carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Meanwhile, to check the validity of the data, triangulation is carried out.

This research uses a perspective community-based training to see the training held. The results of the study showed that training had an impact on increasing the empowerment of UMKM. This increase in empowerment occurred because the training carried out was based on needs, problems faced, and existing economic opportunities. UMKM actors have the awareness and desire to be better, have the ability to increase capacity to gain access, are able to face obstacles and have the ability to build cooperation.

Kata Kunci : Training, empowerment, UMKM

  1. S1-2025-474613-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474613-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474613-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474613-title.pdf