Persepsi Gaya Pengasuhan dan Kecenderungan Trait Neuroticism: Studi Komparasi
Trivia Dindaivrasya, Zahra Frida Intani S.Psi., M.Psi., Psikolog
2025 | Skripsi | PSIKOLOGIKecenderungan trait neuroticism yang membuat individu lebih rentan pada kecemasan dan depresi dapat dibentuk oleh berbagai macam hal, salah satunya jenis pengasuhan. Salah satu hal yang dapat menyebabkan perubahan pada jenis pengasuhan adalah perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kecenderungan neuroticism pada individu dewasa awal dengan latar belakang orang tua bercerai dalam jenis pengasuhan yang berbeda. Partisipan penelitian ini adalah individu berusia 18 s.d. 25 tahun yang memiliki orang tua yang sudah bercerai pada saat partisipan berusia 0 s.d. 16 tahun. Penelitian ini menggunakan Parental Bonding Instrument (PBI) untuk menentukan jenis pengasuhan pada sisi paternal dan maternal serta Big Five Inventory (BFI) untuk mengukur tingkat neuroticism. Pengambilan data dilakukan secara daring dengan media Google Form. Analisis variabel menggunakan uji one-way ANOVA untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kecenderungan neuroticism pada jenis pengasuhan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kecenderungan neuroticism pada jenis pengasuhan affectionless control dan optimal parenting pada pengasuhan maternal. Individu dengan pengasuhan affectionless control memiliki skor neuroticism yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pengasuhan optimal parenting. Namun, penelitian ini juga memiliki banyak limitasi yang perlu diperhatikan.
The tendency of neuroticism trait that makes individuals more susceptible to anxiety and depression can be formed by various things, one of which is the type of parenting. One of the things that can cause changes in the type of parenting is divorce. This study aims to determine whether there is a difference in the tendency of neuroticism in early adulthood individuals with a background of divorced parents in different types of parenting. The participants of this study were individuals aged 18 to 25 years who had parents who were divorced when the participants were aged 0 to 16 years. This study used the Parental Bonding Instrument (PBI) to determine the type of parenting style on the paternal and maternal sides and the Big Five Inventory (BFI) to measure the level of neuroticism. Data collection was carried out online using Google Form media. Variable analysis used the one-way ANOVA test to determine whether there was a difference in the tendency of neuroticism in different types of parenting. The results showed that there was a significant difference in the tendency of neuroticism in the types of affectionless control parenting and optimal parenting in maternal parenting. Individuals with affectionless control parenting had significantly higher neuroticism scores than optimal parenting. However, this study also has many limitations that need to be considered.
Kata Kunci : neuroticism, parental style, dewasa awal