Gambaran Terapi dan Luaran Klinik pada Pasien Tuberkulosis Rawat Jalan di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta
Sabrina Akmalia Ayuningtyas, Prof. Dr. apt. Tri Murti Andayani, Sp.FRS.
2025 | Skripsi | FARMASI
Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan dan menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di dunia. Terapi TB dengan obat anti tuberkulosis (OAT) menjadi komponen utama yang menentukan luaran klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran terapi dan luaran klinik pada pasien TB di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional dan pengumpulan data secara retrospektif. Subjek penelitian adalah pasien TB di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta periode Juni 2023 - Desember 2024 yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil dari rekam medik pasien di instalasi rekam medik yang meliputi karakteristik pasien, gambaran terapi, dan hasil akhir pengobatan untuk menilai luaran klinik. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat gambaran terapi dan luaran klinik.
Pada penelitian ini terdapat 135 pasien yang terdiagnosis tuberkulosis, tetapi hanya 105 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan analisis lebih lanjut terkait gambaran terapi serta luaran klinik. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (58,10%), rentang usia 18-60 tahun (56,19%), diagnosis TB paru (85,71%), dan memiliki komorbid DM (20%). Terapi yang diberikan paling banyak menggunakan jenis paket OAT KDT (83,81%) dengan pola penggunaan mayoritas berupa kombinasi 4KDT dan 2KDT 1x3 tablet. Sementara itu, kombinasi OAT kombipak yang banyak digunakan terdiri dari R/H/Z/E + R/H, R/H/E, dan Lfx/H/Z/E. Durasi pengobatan yang mendominasi adalah selama 6 bulan (69,52%). Obat selain anti-TB yang paling banyak diberikan adalah golongan vitamin/suplemen, antihistamin, dan bronkodilator. Luaran klinik pasien menunjukkan bahwa pasien dengan pengobatan TB yang berhasil (93,34%) lebih banyak daripada yang tidak berhasil.
Kata kunci: tuberkulosis, gambaran terapi, luaran klinik
Kata Kunci : tuberkulosis, gambaran terapi, luaran klinik