TRANSFORMASI RUANG KORIDOR JALAN DENGAN KASUS JALAN GODEAN KM. 0-6,5 DAN WILAYAH SEKITAR
GABRIELA DYANI KUSUMA WIJAYANTI, Retno Widodo Dwi Pramono, S.T., M.Sc., Ph.D.
2025 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Koridor jalan memiliki peran penting sebagai penghubung antar lokasi, sehingga menjadi elemen penting dalam perencanaan pembangunan. Penelitian ini membahas mengenai transformasi ruang koridor jalan dengan kasus Jalan Godean Km. 0-6,5 dan wilayah sekitar yang berlokasi di Kabupaten Sleman. Koridor ini mengalami perubahan akibat tekanan perkembangan Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola transformasi yang terjadi pada Koridor Jalan Godean serta mengidentifikasi faktor-faktor pengaruh transformasi sepanjang koridor tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deduktif kualitatif dengan overlay analysis untuk membandingkan fungsi bangunan, jaringan jalan, luasan tutupan bangunan, dan vegetasi pada tahun 2004, 2009, 2014, 2019, dan 2024 serta analisis faktor transformasi untuk mengetahui faktor pengaruh terjadinya transformasi pada koridor tersebut. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koridor Jalan Godean tidak terjadi secara merata, melainkan terkonsentrasi pada titik-titik dengan aksesibilitas tinggi terhadap fasilitas strategis seperti perguruan tinggi dan rumah sakit. Transformasi ini dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara dinamika jaringan jalan, perubahan fungsi dan luasan tutupan bangunan, degradasi vegetasi, serta pengaruh tekanan spasial dari fungsi-fungsi dominan di sekitarnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya perencanaan koridor jalan yang terintegrasi secara ekonomi, sosial, ekologis, dan spasial untuk mewujudkan pengelolaan ruang yang berkelanjutan di kawasan urban dan suburban.
Road corridors have an important role as a link between locations, so it's becoming an important element in development planning. This research discusses the spatial transformation of road corridors with a case of Jalan Godean Km. 0-6,5 and the surrounding area located in Sleman Regency. This corridor is experiencing changes due to the development pressure of Yogyakarta City. This research aims to identify the pattern of transformation that happened in the Godean Road Corridor and identify the factors that influence the transformation along the corridor. The method used in this research is deductive qualitative with overlay analysis to compare building function, road network, land area, and vegetation in 2004, 2009, 2014, 2019, and 2024 as well as transformation factor analysis to determine the factors influencing the transformation of the corridor. Data was collected from observations, interviews, and secondary data analysis. The research result show that the Godean Road Corridor does not occur evenly, but rather is concentrated at points with high accessibility to strategic facilities such as universities and hospitals. This transformation is influenced by the complex interaction between road network dynamics, changes in function and extent of building coverage, vegetation degradation, and influence of spatial pressure from dominant functions in the surrounding area. These findings highlight the importance of integrated economic, social, ecological, and spatial planning of road corridor to achieve sustainable space management in urban and suburban areas.
Kata Kunci : Transformasi, Koridor Jalan, Jalan Godean, Perubahan, Pengaruh