Laporkan Masalah

Hubungan antara penilaian terhadap model pembangunan Jembatan Suramadu dan tingkat pendidikan dengan kecemasan

MAKKI, Muhammad Ali, Dr. Thomas Dicky Hastjarjo

2004 | Tesis | S2 Psikologi

Kecemasan merupakan fenomena yang tidak asing dalam kehidupan manusia walaupun sebenarnya suatu pengalaman yang sungguh tidak mengenakkan, mengganggu bahkan menyakitkan. Kecemasan merupakan beban bagi individu dan cenderung menjadi hambatan untuk menikmati hidup dan mencapai kebahagiaan. Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan antara penilaian terhadap model pembangunan jembatan Suramadu dan tingkat pendidikan dengan kecemasan masyarakat Madura. Pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Subjek adalah masyarakat Madura dan tinggal di daerah yang akan dibangun jembatan Suramadu dan industri. Hasil random terdiri dari tiga wilayah di daerah kabupaten Bangkalan, yaitu kecematan Labang, kecamatan Tragah dan kecamatan Burneh. Jumlah subjek sebanyak 184, terdiri dari 46 SD/MI, 46 SMP/MTs, 46 SMA dan 46 dari Perguruan Tinggi. Data dianalisis dengan analisis regresi menggunakan program SPSS for Windows release 10.0 Hasil penelitian menunjukkan 1). Ada hubungan negatif antara penilaian terhadap model pembangunan jembatan Suramadu dan tingkat pendidikan dengan kecemasan ditunjukkan dengan (R= 0,392 p = 0,000) dan F hitung sebesar 8,114 (p = 0,001), 2). Faktor yang paling dominan mempengaruhi timbulnya kecemasan adalah penilaian terhadap model pembangunan jembatan Suramadu dan tingkat pendidikan perguruan tinggi.

Anxiety is a familier phenomenon in human life although it is unpleasent, anoying, even hurting experience. It is individual burden and tend to be a barrier to enjoying life and happiness. The purpose of this research is to see the relationship between assessment toward Suramadu bridge development model and educational level with anxiety of Maduries. The reseach taken by random sampling, the subjech is Maduries who lives in the Suramadu bridge developement and industry area. The random result was three region are kecamatan Labang, Tragah and Burneh in kabupaten Bangkalan. The amount of subject is 184 persons of five educatinal level, 46 (Elementary School, 46 (Lower Secondary School), 46 (High Scondary School), and 46 (Institute of Higher Education). SPSS for windows release 10.0 was used to analyze it. The result of the reseach showad, 1) There is negative correlation between assesment toward Suramadu bridge development model and educational level with anxiety, indicated by (R = 0,392 p = 0,000) and (F = 8,114 p = 0,001), 2) The most dominant faktor influence anxiety is assesment toward Suramadu bridge development model and Institute of Higher Education.

Kata Kunci : Kecemasan,Tingkat Pendidikan,Pembangunan, Anxiety, Assesment, Maduries` Educational Level


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.